- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Siapkan Helikopter 'Kia...
AS Siapkan Helikopter 'Kiamat' Jolly Green untuk Evakuasi Pejabat Tinggi Jika Terjadi Perang Nuklir
Senin, 27 Apr 2026, 11:24 WIBWASHINGTON DC - Angkatan Udara Amerika Serikat berencana menggunakan helikopter HH-60W Jolly Green II yang telah dimodifikasi untuk mengevakuasi pejabat tinggi dan memastikan keberlangsungan pemerintahan dalam situasi darurat.
Pesawat baru ini akan beroperasi di wilayah Washington, memberikan perlindungan bagi pimpinan nasional selama kemungkinan serangan atau ancaman serius, demikian laporan The War Zone .
Dari Militarnyi, penggantian helikopter UH-1N Twin Huey yang sudah ketinggalan zaman dengan Jolly Green II yang modern diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan jangkauan misi secara signifikan.
Proyek ini melibatkan adaptasi 26 pesawat untuk mengangkut penumpang dan mendukung rencana keberlanjutan pemerintah.
Model dasar HH-60W termasuk dalam keluarga Black Hawk yang diproduksi oleh Sikorsky, bagian dari Lockheed Martin. Helikopter ini dikonfigurasi untuk misi pencarian dan penyelamatan dan mencakup radar di bagian depan, boom pengisian bahan bakar di udara, dan kabin yang dirancang untuk evakuasi personel.
Sebuah helikopter UH-1N Twin Huey dari Skuadron Helikopter ke-1 di Pangkalan Angkatan Udara Andrews. Kredit foto: USAF
Sebuah helikopter UH-1N Twin Huey dari Skuadron Helikopter ke-1 di Pangkalan Angkatan Udara Andrews. Kredit foto: USAF
Untuk operasi di wilayah Washington, helikopter akan menjalani modifikasi khusus. Teknisi akan melepas beberapa peralatan tempur, termasuk dudukan senapan mesin, pelindung lantai, dan tandu medis, untuk menciptakan ruang tambahan bagi petugas.
Tata letak kabin yang diperbarui akan memungkinkan hingga 11 penumpang sekaligus memenuhi standar keselamatan dan memungkinkan evakuasi darurat. Beberapa peralatan penyelamatan, termasuk derek kargo, akan tetap dipertahankan.
Salah satu elemen penting dari peningkatan ini adalah pemasangan sistem penangkal inframerah (IRCM). Sistem ini melindungi pesawat dari rudal permukaan-ke-udara yang menggunakan pencari panas.
Angkatan Udara AS sebelumnya mempertimbangkan untuk menggunakan helikopter MH-139A Grey Wolf untuk peran tersebut, tetapi akhirnya memilih HH-60W karena kapasitas muatannya yang lebih tinggi. Helikopter Grey Wolf sekarang terutama akan menjaga silo rudal balistik antarbenua Minuteman III.
Keunggulan lain dari Jolly Green II dibandingkan model lain adalah kemampuan pengisian bahan bakar di udara, yang memungkinkan helikopter untuk tetap mengudara dalam waktu yang lama.
- perang nuklir
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
DKI Jakarta Targetkan 3.000 Titik Baca pada 2026 untuk Perluas Akses Literasi
-
Trump Kembali Berulah! Obat Impor Terancam Tarif 200%, Industri Farmasi Gemetar
-
Menjelang Serangan AS, Tiongkok Kerahkan Kapal Perusak Salah SatuTerkuat di Dunia Tipe 055 Dekat Iran
-
Kongres Ingin C-130 Hercules Bisa Menjadi 'Pesawat Kiamat' Baru Angkatan Udara AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.