RS Kemenkes Surabaya Diharapkan dapat Menekan Devisa yang Hilang dari Tren Berobat ke Luar Negeri

Jumat, 06 Sep 2024, 14:28 WIB

SURABAYA - Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Surabaya, Jumat (6/9).

Jokowi mengaku optimistis mereka yang sakit pergi berobat ke Singapura, Malaysia, Jepang bahkan Amerika. Sebab, gedung dan fasilitas RS Kemenkes Surabaya seperti hotel bintang lima.

Ket. Foto: Pemerintah berhara RS Kemenkes di Surabaya dapat menjadi altermatif pilihan masyarakat yang sering memilih berobat ke luar negeri. — Sumber: Istimewa

"Saya masuk RS Kemenkes seperti hotel bintang lima. Selain itu, kalau rumah sakit dan pelayanan baik akan mencegah kehilangan devisa kita kurang lebih180 triliun setiap tahunnya. 180 triliun besar sekali," ungkapnya.

Rumah sakit yang memiliki luas 163.380 meter persegi ini sengaja didirikan untuk menurunkan penyakit kanker, jantung dan stroke di Indonesia dengan fasilitas unggul bahkan setingkat Asia.

RS Kemenkes Surabaya terdiri dari empat gedung yang berfungsi sebagai salah satu gedung medical center atau gedung utama serta tiga gedung pelayanan yang masing-masing disediakan untuk penanganan penyakit kanker, jantung dan stroke.

Tak hanya itu, rumah sakit ini juga menjadi RS pendidikan dan penelitian serta jejaring pengampu layanan otak, jantung dan kanker. Serta juga menjadi sistem jejaring layanan rujukan optimalisasi peran rumah sakit vertikal dalam upaya peningkatan akses dan kualitas layanan kanker, jantung dan otak.

Terlebih RS Kemenkes Surabaya memiliki konsep Smart Hospital dengan pengunaan teknologi dan alat penunjang yang lengkap dan canggih. ada pelayanan seperti mammography, CT scan 256, MRI 3T, PET-CT yang tidak kalah dengan fasilitas RS luar negeri.

Jokowi mengatakan, penyebab kematian sebagian masyarakat Indonesia memang dikarenakan penyakit serangan jantung, stroke dan kanker. Provinsi Jatim, kata Jokowi, menempati urutan ketiga setelah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Hati-hati mengenai ini sehingga pembangunan RS Kemenkes Surabaya sangat penting," ujarnya.

Disebutkan Jokowi, RS Kemenkes memiliki kapasitas 867 tempat tidur ruang rawat inap, 59 tempat tidur HCU / intermediate care, 95 tempat tidur ICU/PICU/ICVCU/PACU, 16 ruang operasi dan 20 unit kemoterapi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan anggaran gedung RS Kemenkes senilai 1,6 triliun rupiah, sedangkan peralatan rumah sakit dibelanjakan dengan anggaran 386 miliar rupiah rupiah serta anggaran untuk SDM 50 miliarvrupiah.

"Saya kira tidak ada masalah pemerintah mengeluarkan anggaran yang begitu besar asalkan pelayanan kepada masyarakat semakin baik," ungkapnya.

Termasuk, kata Jokowi, fasilitas ruangan dan tempat tidur rumah sakit semakin baik serta penerangan lampu di rumah sakit terang. Karena beberapa kali meninjau rumah sakit di sebagian daerah di Indonesia, kondisi rumah sakit gelap.

"Gelap, tidak seperti yang saya lihat di sini terang benderang. Itu yang kita inginkan agar para pasien cepat sembuh dan pelayanan terhadap masyarakat semakin baik," pungkasnya.

Sebagai informasi, alasan RS Kemenkes didirikan di Kota Surabaya karena memiliki aksesibilitas dari berbagi daerah di Indonesia. Pertimbangan lainnya, rute penerbangan cukup banyak termasuk jalur internasional ke Asia, Eropa, Amerika dan Australia.

Dengan kemudahan ini diharapkan RS Kemenkes mengurangi beban antrian layanan jantung, kanker, stroke di wilayah Jawa sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan skala Nusantara dan menjadi rujukan wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, digitalisasi sistem pelayanan kesehatan juga telah diterapkan di rumah saki ini. Sehingga hemat energi, ramah lingkungan serta mengutamakan kebutuhan pasien dan memprioritaskan keselamatan pasien.

Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono yang mendampingi, mengaku optimistis kehadiran rumah sakit ini akan meningkatkan layanan kesehatan khususnya untuk pengobatan penyakit kanker, jantung, dan juga stroke di Jatim.

"Kita optimis dengan adanya rumah sakit ini masyarakat akan semakin terlayani khususnya untuk pengobatan penyakit kanker, jantung dan juga stroke. Dengan standar pelayanan prima akan meningkatkan kesembuhan dan harapan kita bisa menurunkan angka kematian akibat tiga penyakit tersebut di Jawa Timur," katanya.

Tak hanya itu, RS Kemenkes Surabaya, dikatakan Adhy juga akan bisa membantu rumah sakit di luar Surabaya maupun di luar Jawa Timur untuk menjadi lebih baik dalam penanganan penyakit kanker, jantung dan stroke.

"Upaya ini bisa mendorong program kesehatan nasional serta memberi banyak manfaat dan menjadi hub bagi masyarakat khususnya wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur," ucapnya.

Adhy berharap keberadaan RS Kemenkes di Surabaya menambah kualitas layanan yang berstandar internasional. Sehingga masyarakat Indonesia yang sering memilih berobat ke luar negeri dapat memilih RS Kemenkes Surabaya sebagai alternatif rumah sakit yang berkualitas.

"RS Kemenkes Surabaya menjadi rujukan layanan paripurna untuk penyakit stroke, jantung dan kanker," tuturnya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.