Berpotensi Menguat Lanjutan
Jumat, 06 Sep 2024, 09:30 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pengiatannya, jelang akhir pekan ini. IHSG dipengaruhi pergerakan harga komoditas, mengingat minimnya sentimen data penting ekonomi.
Karenanya, Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (6/9), berpotensi menguji resistance 7.726 dengan support 7.545.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/9) sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham- saham sektor keuangan. IHSG ditutup menguat 8,14 poin atau 0,11 persen ke posisi 7.681,04, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,08 poin atau 0,22 persen ke posisi 943,77.
"Bursa regional Asia didominasi penguatan setelah data ekonomi Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan dan semakin meningkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Beberapa data perekonomian AS yang telah dirilis pada pekan ini adalah ISM Manufacturing PMI yang naik tipis dari sebelumnya 46,8 menjadi 47,2, serta JOLTs Job Openings yang turun dari sebelumnya 7,91 juta menjadi 7,67 juta.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
Wabup Lombok Tengah Peringatkan Pedagang: Jangan Mainkan Harga Sembako Jelang Lebaran
-
Pemeriksaan Fadia Arafiq di KPK
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan
-
Veda Ega Tembus 10 Besar di Latihan Bebas Kedua Moto3 Amerika
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.