Mutu dan Keamanan Obat Bahan Alam Diperkuat
Kamis, 05 Sep 2024, 10:13 WIBJAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menjaga mutu dan keamanan produk Obat Bahan Alam (OBA) di Indonesia. Setelah meresmikan House of Wellness sebagai pusat produksi OBA pada Februari lalu, kini Kemenperin membuat langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan kepercayaan terhadap produk OBA lokal dengan bergabung dalam Jejaring Laboratorium Pengujian Obat Bahan Alam (JLPOBA).
JLPOBA dibentuk untuk memadukan kemampuan laboratorium pengujian OBA di Indonesia dalam mendukung pengawasan produk OBA yang beredar, serta sebagai wadah pertukaran informasi antar laboratorium pengujian OBA.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Andi Rizaldi mengemukakan produk OBA saat ini berkembang pesat seiring kian meningkatnya tren masyarakat yang beralih pada produk-produk alami yang dianggap lebih aman karena relatif minim efek samping. "Kekayaan alam Indonesia dengan biodiversitas yang sangat tinggi dan ribuan spesies yang berpotensi menjadi bahan obat, memberikan peluang untuk pengembangan OBA," ungkap Andi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/9).
Ditambah dengan adanya kemajuan teknologi produksi, kemudahan transportasi dan akses informasi, lanjutnya, OBA yang beredar di masyarakat pun makin beragam dengan inovasi berbagai bentuk sediaan. Untuk melindungi masyarakat dari OBA yang berisiko terhadap kesehatan, perlu dilakukan pengawasan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Ikuti Gerakan Ayah Antar Anak, Bupati Kudus Antarkan Putrinya ke Sekolah
-
Imbas ASN Ditangkap Pakai Sabu, Pemkab Aceh Barat Perketat Tes Urine Mendadak
-
'Kami Ingin Perang Darat': Iran Telah Habiskan Puluhan Tahun untuk Menyambut Invasi Darat AS
-
Rancangan Umum Sementara Program 2027 Kota Bogor Dirilis
-
Nuno Borges Berkeinginan Kuat Adang Sinner
-
Siap Hadapi Kekeringan! Bendungan Raksasa di Aceh Ini Disiapkan Hadapi El Nino
-
Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar 2,5 Triliun Rupiah atau Lupakan Enzo Fernandez
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.