Rupiah Masih Tertekan
Rabu, 04 Sep 2024, 10:51 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan masih tertekan tengah pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen eksternal, khususnya dari perkembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS).
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat rupiah masih dibayangi pelemahan apabila data ISM manufacturing PMI AS mengalami akselerasi dari kontraksi dalam 4 bulan beruntun. Menurutnya, pemulihan sektor manufaktor tersebut bakal memperkecil ruang bagi bank sentral setempat (The Fed) memangkas suku bunga acuan secara agresif di sisa waktu tahun ini.
Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (4/9), bergerak melemah di kisaran 15.475-15.575 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir perdagangan, Selasa (3/9) sore, melemah tipis satu poin atau 0,01 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.526 per dollar AS. Pelemahan terjadi seiring pasar menunggu rilis data tenaga kerja AS.
"Pasar masih menunggu data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis minggu ini," kata Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta.
Konsensus memperkirakan data tenaga kerja nonfarm payrolls AS naik jadi 165 ribu pada Agustus 2024 dari 114 ribu di Juli 2024.
"Ekspektasi peningkatan non-farm payroll ini yang menyebabkan dollar AS menguat," tuturnya.
Pasar saat ini berekspektasi pemangkasan suku bunga acuan bank sentral AS di September 2024 sebesar 25 basis poin (bps), tapi ada juga kemungkinan yang lebih kecil 50 bps pada September 2024.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Capai 53 Persen, Targetkan Dampak Ekonomi Rp5 Triliun
-
Senat AS Tolak Resolusi untuk Akhiri Perang di Iran
-
Sumaya Sumbang Perak Pertama bagi Kontingen Merah Putih
-
Asian Games 2026 Resmi Dibuka, Perhelatan Olahraga Asia Dimulai
-
WALHI Gorontalo Dampingi Warga Bonepantai yang Menolak Tambang PT CBM.
-
Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026
-
Pemkot Bandung Targetkan PAD Tembus 60 Persen demi Kejar Kemandirian Fiskal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.