Film Laskar Pelangi dan Angklung Hadirkan Indonesia di Kota Machida, Jepang

Minggu, 01 Sep 2024, 03:45 WIB

Tokyo - Film Laskar Pelangi dan penampilan grup angklung warga Jepang yang dikenal dengan nama "Plumeria" menghadirkan nuansa Indonesia di Kota Machida, Tokyo, Sabtu ( 31/8).

Warga Jepang beramai-ramai datang ke Perpustakaan Tsurukawa untuk menonton film karya sutradara Riri Riza itu yang diadaptasi dari novel dengan judul sama karya Andrea Hirata.

Ket. Foto: Film Laskar Pelangi yang diputar di Perpustakaan Tsurukawa, Machida, Tokyo, Sabtu (31/8). — Sumber: ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu

Penyelenggara dari Persatuan Persahabatan Indonesia-Machida Rieko Yui mengatakan film Laskar Pelangi dipilih karena memiliki pengaruh yang kuat di Indonesia sejak perdana tayang pada 2008 lalu.

"Laskar Pelangi itu salah satu film terfavorit rakyat Indonesia. Terus terang film ituhitsdan menjadiboomingdi Indonesia. Waktu itu saya masih ada di Jakarta dan sudah tahu betapa hebatnya, ada pengaruh dari Laskar Pelangi. Jadi, saya ingin perkenalkan dan memberi tahu ada satu pulau terpencil dan sangat menarik," kata Yui yang lancar bahasa Indonesia itu.

Film berdurasi 125 menit itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang berikut dengan novel serta lagu tema oleh penyanyi Jepang Hiroaki Kato serta dosen Sophia Universitity Shintaro Fututake.

Salah satu penonton bernama Horie mengaku senang bisa menyaksikan film yang bercerita perjuangan 10 anak bersekolah di SD Muhammadiyah Gantong itu.

"Ini pertama kali menonton. Saya lihat anak-anak dari kampung Belitung yang sangat miskin. tetapi mereka punya kemauan, semangatnya bagus sekali," katanya.

Horie yang datang dari Prefektur Saitama itu mengatakan bahwa ia mencari-cari penayangan film Indonesia sejak Juni lalu dan menemukan pengumuman tersebut.

Dia juga akan merekomendasikan film laskar Pelangi untuk ditonton oleh putra dan teman-temannya.

Disamping pemutaran film, penampilan angklung yang dibawakan oleh grup Plumeria juga menarik perhatian warga negeri Sakura.

Keenam anggota terlihat mahir dalam memainkan alat musik dari bambu itu dengan berbagai ukuran.

Salah satu penampil, Funaki, mengatakan ia pernah belajar angklung saat tinggal di Jakarta selama empat tahun.

"Saya belajar dari guru orang Indonesia. Tantangannya, bagaimana memainkan angklung itu lebih cantik dan indah," katanya.

Plumeria membawakan sejumlah lagu, di antaranya lagu kebangsaan Indonesia Raya, Bengawan Solo dan Indonesia Pusaka.

Tidak hanya tampil, grup yang seluruhnya beranggotakan wanita itu juga mengajak penonton untuk belajar serta bermain angklung bersama.

Terdapat pula gerai-gerai yang menjual berbagai novel yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang, sepertiLaskar Pelangi, Sang Pemimpikarya Andrea Hirata sertaSupernovakarya Dee Lestari.

Selain itu, dijajakan pula berbagai pakaian batik serta pernak-pernik bernuansa Indonesia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

Asean Mulai Kerepotan dengan Asap Eksporan Indonesia, tapi Rikuh

Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya

Liverpool Didesak Datangkan Gelandang Bertahan, Ini Jawaban Iraola

Asap Karhutla Makin Pekat, Penderita Asma Diminta Waspadai Serangan Akut

Misteri Ketidakhadiran Menhut dan Menteri LH di Rakor Karhutla Akhirnya Terjawab, Simak Alasannya

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.