Gawat, Ribuan Pekerja di Karawang Terkena PHK pada Januari-Agustus 2024

Sabtu, 24 Agu 2024, 00:20 WIB

Karawang - Ribuan pekerja di Kabupaten Karawang, Jabar, kehilangan pekerjaannya akibat terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK menyusul habisnya masa kontrak kerjanya dan tidak diperpanjang oleh pihak perusahaan sepanjang Januari hingga Agustus 2024.

"Pada tahun ini, ada 2.242 pekerja yang habis masa kontrak kerjanya, kemudian tidak diperpanjang lagi oleh pihak perusahaan," kata Kabid Bina Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang, Ahmad Juaeni, di Karawang, Jumat.

Ia mengatakan, sebanyak 2.242 pekerja itu di-PHK karena berakhirnya masa kerja berdasarkan perjanjian kerja antara perusahaan dengan pekerja. Selain itu ada juga yang di-PHK karena pihak perusahaan melakukan efisiensi tenaga kerja.

Disebutkan bahwa alasan PHK karena berakhirnya masa kerja itu kebanyakan dialami para pekerja di sektor otomotif. Mereka rata-rata berusia 20-30 tahun.

Sedangkan PHK atas alasan efisiensi tenaga kerja banyak terjadi di sektor tekstil. Rata-rata pekerja yang di-PHK karena alasan efisiensi ini kebanyakan mereka yang berusia 45 tahun ke atas.

Selain alasan tersebut, ada juga pekerja yang berhenti karena mengundurkan diri, indisipliner, pensiun, sakit berkepanjangan dan lain-lain.

"Jika ditotal pekerja yang di PHK yang dilaporkan ke kami mulai dari Januari hingga Agustus 2024 ini, jumlahnya mencapai 2.242 pekerja," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Karawang, jumlah angkatan kerja di Karawang pada Agustus 2023 sebanyak 1,227 juta orang.

Jumlah itu dinyatakan mengalami kenaikan 31,44 ribu orang dibandingkan dengan Agustus 2022

Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2023 tercatat sebesar 8,95 persen, atau turun sebesar 0,92 persen dibandingkan dengan Agustus 2022 yang sebesar 9,87 persen.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.