- Home
-
- Megapolitan
-
- Festival Budaya Betawi 'Ba...
Festival Budaya Betawi 'Batu Penggilingan'
Sabtu, 24 Agu 2024, 01:40 WIBDi Jakarta Timur ada daerah yang namanya Penggilingan. Ada juga nama Jalan Raya Penggilingan. Untuk dua hal itu mungkin masyarakat sudah banyak yang tahu. Lalu dengan yang satu ini, Festival Batu Penggilingan, apakah juga sudah tahu.
Pemerintah Jakarta Timur mengapresiasi Festival Batu Penggilingan II Tahun 2024 sebagai upaya memperkenalkan cagar budaya Batu Penggilingan kepada masyarakat luas, khususnya warga Jakarta Timur.
"Ini upaya kita bersama dalam meningkatkan dan mencintai sejarah kelestarian budaya lokal," jelas Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar.
Dia mengatakan ini saat membuka festival tersebut di lokasi cagar budaya Batu Penggilingan, Jalan Kali Buaran, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jumat. Tak hanya festival, kegiatan yang digelar selama dua hari Jumat dan Sabtu (24/8) itu juga membantu pemuda dan warga RW 07 dalam penataan lingkungan hingga meningkatkan kecintaan terhadap kearifan budaya lokal.
"Dalam festival ini terdapat beragam penampilan seni budaya Betawi. Selain itu, juga dirangkai dengan penanaman pohon, panen ikan, serta terdapat Bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Ini sangat bagus," tambah Wali Kota.
Menurut Anwar, lokasi cagar budaya Batu Penggilingan juga telah mengalami perubahan pesat. Sebab sudah ada tambahan beberapa fasilitas baru. Tambahan ini dapat dimanfaatkan bersama sebagai edukasi yang bernilai sejarah.
Sejarah Batu Penggilingan, menurut Anwar, harus dirunut sejarahnya dan dilestarikan sesuai dengan perkembangan zaman. Harapannya bisa dipelajari generasi muda, khususnya Kecamatan Cakung.
Contohnya, warga dapat memahami sejarah terjadinya wilayah Penggilingan. "Intinya, sejarah dan budaya menyatukan kita. Banyak kegiatan positif dalam memajukan lingkungan dengan kebersamaan," tuturnya.
Anggota DPRD Jakarta, Syahroni, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam menjaga dan melestarikan kearifan budaya lokal serta kemajuan lingkungan.
"Komitmen kami bersama terus kompak satu padu menjaga dan melestarikan budaya local. Ini termasuk sejarah Batu Penggilingan yang saat ini menjadi cagar budaya Betawi," ujarnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KKP Pastikan Data Kawasan Konservasi Laut Indonesia Transparan dan Diakui Global
-
Lumajang Perlakukan Wisatawan Bak Raja. Kenyamanannya Dijamin
-
Event Akhir Pekan di Jakarta 28-29 Maret 2026: FIFA Series, Konser, dan Teater Musikal
-
Padang Rumput Bergelombang di Ketinggian 2.235 mdpl
-
Investasi di Lebak Makin Ramai, Ratusan Perusahaan Tanam Modal di Lebak dan Buka Ribuan Lapangan Kerja
-
Nelayan tidak melaut di Mamuju
-
Sedia Payung! BMKG Prakirakan Hujan Merata di Jakarta dari Pagi hingga Malam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.