Investasi di Lebak Makin Ramai, Ratusan Perusahaan Tanam Modal di Lebak dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

Sabtu, 16 Mei 2026, 00:10 WIB

LEBAK – Penanaman modal di daerah menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha baru.

Masuknya investasi dapat membantu mempercepat pembangunan infrastruktur, menggerakkan sektor industri dan UMKM, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pekerja mengoperasikan alat berat menyelesaikan pembangunan jalan tol di ruas tol Serang-Panimbang seksi II, Lebak, Banten, Senin (23/2/2026). — Sumber: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas.

Di sisi lain, daerah yang mampu menarik investor biasanya memiliki daya saing yang lebih kuat, baik dari sisi pelayanan, kepastian regulasi, maupun potensi sumber daya yang dimiliki.

Karena itu, kemudahan perizinan dan promosi potensi daerah menjadi faktor penting agar iklim investasi terus tumbuh secara positif.

Sebanyak 212 perusahaan dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak, Banten, sehingga mampu menyerap 2.856 tenaga kerja lokal.

Analis Kebijakan Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak Robertus Erwin di Lebak, Banten, Jumat (15/5), mengatakan perusahaan PMDN dan PMA yang menanamkan modalnya di daerah tersebut terhitung pada triwulan 1 2026 mencapai 212 perusahaan dengan 664 proyek, dan mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 2.856 orang.

Perusahaan yang menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak itu, menurut dia, bergerak di lima sektor terbesar yakni sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi, dengan nilai investasi mencapai Rp155 miliar.

Sedangkan untuk investasi di sektor gas, listrik dan air mencapai Rp126 miliar. Untuk sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran mencapai Rp98 miliar, sementara untuk sektor hotel dan restoran mencapai Rp55 miliar dan sektor industri logam dasar, barang logam bukan mesin dan peralatan mencapai Rp29 miliar.

Untuk investasi PMA terbesar, menurut Robertus, berasal dari negara Singapura sebesar Rp65 miliar, Tiongkok mencapai Rp30 miliar, Amerika Serikat mencapai Rp26 miliar, Korea Selatan sebesar Rp7 miliar, Malaysia mencapai Rp5 miliar dan Inggris sebesar Rp5 miliar.

"Kami berharap kedepannya banyak perusahaan PMDN dan PMA menanamkan modalnya di daerah ini, sehingga mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan dapat mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden Nomor 08 Tahun 2025," kata Robertus.

Ia mengatakan, pihaknya mengapresiasi nilai realisasi pada Triwulan 1 atau periode Januari-Maret 2026 mencapai Rp580 miliar atau 206 persen dari target yang ditentukan Rp 282 miliar

Total nilai investasi triwulan 1 mencapai Rp580 miliar berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), yang diterima Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dari perusahaan PMDN dan PMA.

Karena itu, ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen untuk menjadi daerah tujuan investasi, sehingga perlu mengoptimalkan promosi ke berbagai daerah guna percepat peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, ia mengatakan pihaknya berharap Kabupaten Lebak dibanjiri investor PMDN maupun PMA.

Selama ini, menurut dia, potensi kekayaan sumber daya alam (SDA) di daerah ini melimpah dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan , peternakan hingga pertambangan.

"Kami sudah menyediakan lahan untuk kawasan industri seluas 10 ribu hektare tersebar di 13 kecamatan dan terkoneksi dengan Jalan Tol Rangkasbitung -Serang," katanya menjelaskan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.