Petani di Perbatasan Tingkatkan Produksi Gabah

Selasa, 20 Agu 2024, 00:01 WIB

TANJUNG SELOR - Kementerian Pertanian (Kementan) memberi apresiasi kepada petani di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, karena berhasil meningkatkan produksi gabah kering panen (GKP).

"Petani Sebatik ini luar biasa, meskipun menghadapi ancaman El Nino dan krisis pangan global, mereka tetap mampu meningkatkan produksi dari lima ton gabah kering panen/GKP menjadi tujuh ton dari sebelumnya lima ton," kata Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral, Pamuji Lestari, di Nunukan, Senin.

Ia menegaskan, kehadiran tim Kementan pada panen raya tersebut menjadi bukti nyata dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerah.

Salah satu faktor kunci di balik keberhasilan petani Sebatik adalah program Perluasan Areal Tanam (PAT) yang digagas Kementan. Program ini fokus pada tiga komponen utama, yakni pembukaan lahan baru, peningkatan produktivitas lahan, dan pengembangan infrastruktur pertanian.

"Salah satu komponen penting dalam PAT adalah penyediaan pompa irigasi," ujarPamuji.

Ia menyebutkan, saat ini 354 unit pompa telah disediakan, dan 251 unit sudah didistribusikan, serta 103 unit lainnya segera tiba di daerah-daerah yang membutuhkan.

Pamuji juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan pompa secara maksimal. Jika ada pompa yang tidak digunakan, Kementan akan menariknya dan memindahkannya ke lokasi lain yang lebih membutuhkan.

Meskipun telah mencapai keberhasilan yang signifikan, petani Sebatik masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait ketersediaan air. Pamuji menekankan pentingnya memastikan adanya sumber air yang cukup sebelum memasang pompa irigasi.

"Kita harus memastikan ada sumber air yang cukup, baik dari sungai, waduk, atau embung, jika tidak ada, sumur bor bisa menjadi alternatif," katanya pula.

Pamuji berharap program irigasi perpompaan dapat terus berlanjut di masa mendatang. "Kita perlu tinjauan jangka panjang agar program ini dapat dilanjutkan pada 2025," ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah dan semangat juang petani, diharapkan pertanian di wilayah perbatasan terus berkembang dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Staf Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan Bidang Survei PertanianRezki menjelaskan potensi GKGdari hamparan sawah di Desa Tanjung Aru mencapai 5.877,4 kilogram per hektare, dengan potensi produksi beras sebesar 3.979 kilogram per hektare.

Angka itu dinilai cukup tinggi dibandingkan dengan hasil ubinan yang dilakukan di wilayah Sebatik lainnya. Hasil ubinan di Sebatik Utara menunjukkan angka 3,995 kilogram per plot, sementara di Sebatik Barat hanya mencapai 2,6 kilogram per plot.

Ubinan merupakan metode dalam dunia pertanian untuk memprediksi hasil panen tanaman.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.