Pemkab Turunkan Tim Pastikan Kondisi Terkini Kekeringan di Lhoknga

Senin, 19 Agu 2024, 18:13 WIB

BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) daerah setempat untuk turun ke lapangan guna memastikan kondisi terkini ketersediaan air bersih setelah daerah kekeringan di Kecamatan Lhoknga dan Peukan Bada diguyur hujan.

"Alhamdulillah, dalam dua hari terakhir hujan telah mengguyur Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Peukan Bada yang dilanda kekeringan sejak Mei 2024 yang mengakibatkan warga kesulitan memperoleh air bersih karena air sumur mengering," kata Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto di Jantho, Senin.

Ket. Foto: Petugas BPBD Aceh Besar sedang mendistribusikan air bersih di Gampong Lamcok Kecamatan Lhoknga. — Sumber: (ANTARA/M Ifdhal)

Ia menjelaskan penurunan tim ke lapangan tersebut merupakan bagian untuk memastikan sumur warga dan juga distribusi air dari PDAM Tirta Mountala telah kembali normal.

"Mereka akan melihat langsung kondisi di lapangan sehingga nantinya akan diambil hasil terhadap langkah penanganan kekeringan yang telah berjalan selama ini seperti distribusi air bersih oleh BPBD Aceh Besar, PDAM Tirta Mountala, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Aceh dan berbagai pihak lainnya yang ikut membantu warga di Kecamatan Lhoknga dan Peukan Bada untuk memperoleh air bersih," katanya.

Menurut dia, hasil pantauan tim di lapangan akan dirapatkan kembali untuk memastikan langkah selanjutnya termasuk kemungkinan untuk mencabut kembali status Siaga Darurat Bencana Kekeringan yang melanda Kecamatan Lhoknga.

"Kita berharap hujan dapat terus mengguyur Kecamatan Lhoknga sehingga kekeringan yang melanda kawasan Lhoknga dan Peukan Bada dapat berakhir," katanya.

Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan dirinya telah mendapat arahan dari Pj. Bupati Aceh Besar guna menurunkan tim ke lapangan di Kecamatan Lhoknga dan Peukan Bada guna memastikan kembali kondisi air bersih di daerah itu menyusul hujan yang telah mengguyur kawasan tersebut.

"Kami akan segera melaporkan perkembangan terkini ke pimpinan terhadap kondisi di Kecamatan Lhoknga dan Peukan Bada. Hasil tersebut nantinya akan dirapakankembali terhadap penanganan yang akan dilakukan selanjutnya," kata Ridwan Jamil yang juga Wadan Posko Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kecamatan Lhoknga

Ia menyebutkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar sejak 1 sampai 17 Agustus 2024 telah menyalurkan sebanyak 2.434.500 liter air bersih ke gampong terdampak kekeringan di Kecamatan Lhoknga.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar pada 4 Julir 2024 memberlakukan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Aceh Besar khususnya Kecamatan Lhoknga.

"Penetapan ini dilakukan setelah melalui proses rangkaian rapat gabungan yang melibatkan lintas instansi hingga jajaran legislatif Aceh Besar," kata Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto.

Ia menjelaskan dengan penetapan status bencana tersebut penanganan kekurangan air bersih akibat terdampak kekeringan di Kecamatan Lhoknga dilakukan secara komprehensif, baik penanganan jangka pendek hingga upaya berkelanjutan.* Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Opik

Berita Terbaru

Tradisi Unik di Dieng! Belasan Anak Berambut Gimbal Ikuti Ruwatan di Dieng Culture Festival 2026

Dipakai Merekam Diam-diam, Meta Perbarui Kacamata Pintarnya

Jagung Bengkayang Jadi Incaran Bulog Kalbar, Serapan Terus Digenjot!

Jelang Persija vs Brisbane Roar Sabtu Sore Ini, STY Reuni dengan Jordi Amat, Rizky Ridho Bocorkan Kondisi Tim

Gedung KPK Dikabarkan Terbakar, Ini Komentar Jubir KPK

Karnaval HUT Ke-81 RI di Babel Makin Meriah, Seribuan UMKM Ikut Ambil Bagian!

14 Personel Sudin Gulkarmat Jaksel Padamkan Kebakaran di Gedung KPK

Kuota Internet Cepat Habis, Ini Dia Biang Keroknya, Bikin Kantong Jebol!

RSCM Siapkan Terobosan Medis, Layanan Sel Punca Jadi Andalan Terapi Regeneratif

Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya

Berakit-rakit Dahulu Menuntut Ilmu di Sekolah Kemudian, Keseharian Pagi Anak-anak Sadang Menuju Tepian Waduk Saguling

Ada Apa Tiba-tiba DPR Desak Imigrasi Evaluasi Pengawasan WNA di Bali?

Huawei Pura 90s Series Resmi Hadir di Indonesia, Segini Harganya!

Kabar Baik untuk Warga NTT! Menhub Pastikan Fasilitas Transportasi Terdampak Gempa Segera Diperbaiki

Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK

Pendaftar Membeludak, Warga Lokal Tetap Jadi Prioritas Utama Volunteer MotoGP Mandalika 2026

Program 3 Juta Rumah Bergerak! PP Properti Siap Serah Terima 1.300 Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

PMI Kota Tangerang canangkan Bulan Dana Targetkan di Atas Rp1 Miliar

Komisi Organisasi Muktamar NU Bahas Perubahan AD-ART Secara Tertutup

Bikin Penasaran, AD/ART NU Bakal Berubah? Komisi Organisasi Muktamar NU Mulai Bahas Persoalan Serius Ini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.