• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dipakai Merekam Diam-diam,...

Dipakai Merekam Diam-diam, Meta Perbarui Kacamata Pintarnya

Sabtu, 29 Agu 2026, 14:56 WIB

JAKARTA - Meta memperbarui perangkat lunak dalam upaya untuk menutup celah yang memungkinkan pengguna merekam saat lampu indikator kacamata pintarnya tertutup, dan menggunakan kacamata pintarnya untuk merekam orang lain secara diam-diam.

Wakil Presiden AR Meta Alex Himel dalam unggahan di Threads menyampaikan bahwa kamera kacamata pintar dirancang tidak akan mulai merekam jika lampu LED terhalang, tetapi ada orang yang mencoba mengakalinya dengan memulai perekaman lalu menutup lampunya.

Ket. Foto: CEO Mark Zuckerberg mengenakan kacamata Meta Ray-Ban Display AI saat berbicara di sebuah acara di Menlo Park, California, pada 17 September 2025. — Sumber: Fox News

"Perbaikan untuk masalah ini mulai digulirkan, kini kamera akan berhenti beroperasi jika lampu tertutup saat perekaman berlangsung," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Engadget pada Kamis (27/8).

Setelah pembaruan perangkat lunak, kamera pada produk kacamata pintar Meta akan otomatis berhenti merekam jika sistem mendeteksi lampu indikator tertutup saat perekaman.

Guna mengatasi persoalan privasi dan perekaman tanpa izin, Meta sebelumnya menyampaikan bahwa kamera pada kacamata pintarnya akan dinonaktifkan apabila perangkat mendeteksi lampu indikator perekaman dirusak.

Meta menghadapi sorotan berkenaan dengan penggunaan produk kacamata pintarnya untuk merekam atau mengganggu orang lain di tempat umum tanpa sepengetahuan mereka.

Sejumlah akun Instagram yang diketahui menyebarkan video yang direkam diam-diam menggunakan kaca mata pintar telah diblokir.

Namun, perusahaan belum berhasil menghentikan semua taktik yang dijalankan oleh pengguna untuk merekam orang lain secara diam-diam.

Selain itu, ada produk-produk aksesori murah yang dapat digunakan untuk mengakali lampu indikator perekaman tanpa terdeteksi.

Himel mengisyaratkan bahwa Meta masih mengembangkan fitur keamanan tambahan untuk perangkat kacamata pintarnya.

Menurut dia, perusahaan akan terus meluncurkan pembaruan untuk memastikan lampu indikator perekaman dapat secara andal memberi tahu orang-orang di sekitar saat foto atau video sedang diambil untuk galeri pengguna.

"Hanya sebagian kecil orang yang mencoba mengakali perlindungan ini, dan fakta bahwa mereka harus bersusah payah melakukan hal tersebut menunjukkan bahwa upaya kami berhasil," katanya.

  • Kacamata pintar

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.