Pendaftar Membeludak, Warga Lokal Tetap Jadi Prioritas Utama Volunteer MotoGP Mandalika 2026

Sabtu, 29 Agu 2026, 14:15 WIB

LOMBOK  TENGAH - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan relawan ajang MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, tetap mengutamakan warga lokal atau putra/putri daerah setempat.

"Animo masyarakat untuk menjadi bagian dari kesuksesan gelaran berskala internasional ini melonjak tajam," kata Human Capital dan General Affair Manager MGPA Nurjanah Firdaus Dewi di Lombok Tengah, Sabtu.

Ket. Foto: Pendaftar relawan ajang MotoGP Indonesia 2026 saat mengikuti kegiatan seleksi di Mandalika, Sabtu (29/8). — Sumber: ANTARA/Akhyar Rosidi.

Ia mengatakan ribuan pendaftar dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa profesional muda hingga ibu rumah tangga, bersaing ketat merebut kesempatan emas menjadi relawan di Sirkuit Internasional Mandalika.

Tingginya minat ini terlihat dari jumlah pendaftar sejak pendaftaran dibuka pada 24 Agustus 2026, hanya dalam kurun waktu lima hari, lebih dari 2.500 pelamar dari Pulau Lombok telah resmi terdaftar.

“Rekrutmen dibuka dari tanggal 24 hingga 31 Agustus mendatang. Antusiasme pelamar sangat tinggi sejak hari pertama, mencapai sekitar 1.140 orang," katanya.

Ia mengatakan komposisi pendaftar sejauh ini didominasi oleh warga lokal Lombok Tengah yang mencapai 60 persen. Sisanya tersebar dari Kota Mataram, Lombok Barat, serta beberapa peserta yang datang dari luar daerah.

“Tapi yang kami utamakan dari dalam daerah dulu,” cetusnya.

Para calon relawan ini mengincar berbagai posisi vital, di antaranya petugas kebersihan, manajemen, keamanan, kontrol keramaian, hospitality, marshal, hingga tiket.

Seluruh pendaftar harus melalui proses wawancara awal dan seleksi ketat berbasis pengalaman, kualifikasi teknis, serta keramahan.

“Khusus untuk hospitality, ketentuannya tidak sekadar murah senyum, tetapi juga harus ramah, rapi, dan bersih,” katanya.

Lonjakan pendaftar tahun ini terbilang sangat signifikan. Pada walk-in interview hari pertama (24/8), jumlah peserta yang hadir berjubel hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata berada di kisaran 400 orang.

Ramainya antrean sempat membuat situasi padat, namun MGPA bergerak cepat melakukan evaluasi alur antrean, menyediakan ruang tunggu (holding room), serta mendistribusikan air minum demi kenyamanan peserta.

“Kami berkomitmen lakukan upaya yang terbaik terhadap pelaksanaan proses interview dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara lebih terstruktur, tertib serta tetap mempertahankan kenyamanan seluruh peserta,” paparnya.

Dorongan untuk memupuk pengalaman kerja internasional dan memburu atmosfer paddock menjadi magnet utama para pendaftar. Bagi para mahasiswa lokal, ajang ini adalah sarana membuktikan kapasitas diri.

Intan Karina Lestari, mahasiswi semester akhir Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram asal Lombok Tengah, mengaku sangat antusias melamar di posisi ticketing.

Setelah sebelumnya berpengalaman di ajang GT World Challenge Asia, ia tak ingin melewatkan kesempatan bertugas di rumah sendiri.

“Saya senang bertemu banyak orang dan mencari pengalaman. Apalagi sirkuit ini ada di Lombok Tengah, tempat tinggal saya. Tentu saya ingin berpartisipasi dan memanfaatkan keberadaan sirkuit ini sebaik-baiknya,” katanya.

Niat serupa diutarakan Dion, mahasiswa semester enam Poltekpar Lombok asal Praya. Bagi Dion, ini merupakan kali ketiga dirinya mendaftar untuk posisi ticketing dan hospitality.

“Saya ingin ilmu yang didapat di bangku kuliah tidak sia-sia. Ajang ini sangat tepat untuk mengasah interpersonal skill,” katanya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Karnaval HUT Ke-81 RI di Babel Makin Meriah, Seribuan UMKM Ikut Ambil Bagian!

14 Personel Sudin Gulkarmat Jaksel Padamkan Kebakaran di Gedung KPK

Kuota Internet Cepat Habis, Ini Dia Biang Keroknya, Bikin Kantong Jebol!

RSCM Siapkan Terobosan Medis, Layanan Sel Punca Jadi Andalan Terapi Regeneratif

Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya

Berakit-rakit Dahulu Menuntut Ilmu di Sekolah Kemudian, Keseharian Pagi Anak-anak Sadang Menuju Tepian Waduk Saguling

Ada Apa Tiba-tiba DPR Desak Imigrasi Evaluasi Pengawasan WNA di Bali?

Huawei Pura 90s Series Resmi Hadir di Indonesia, Segini Harganya!

Kabar Baik untuk Warga NTT! Menhub Pastikan Fasilitas Transportasi Terdampak Gempa Segera Diperbaiki

Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK

Pendaftar Membeludak, Warga Lokal Tetap Jadi Prioritas Utama Volunteer MotoGP Mandalika 2026

Program 3 Juta Rumah Bergerak! PP Properti Siap Serah Terima 1.300 Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

PMI Kota Tangerang canangkan Bulan Dana Targetkan di Atas Rp1 Miliar

Komisi Organisasi Muktamar NU Bahas Perubahan AD-ART Secara Tertutup

Bikin Penasaran, AD/ART NU Bakal Berubah? Komisi Organisasi Muktamar NU Mulai Bahas Persoalan Serius Ini

Perajin Kriya Payakumbuh Dapat Program Akselerasi dari Kemenekraf Dorong Ekraf Bangkit Pasca Bencana

Tim SAR kembali Temukan Dua Wisatawan di Pantai Karangpapak Garut

Indonesia-Selandia Baru Perkuat Kerja Sama Pangan dan Energi Terbarukan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian di Makassar

UMKM Babel Bersiap Naik Kelas! Explore Babel Jadi Ajang Tingkatkan Kapasitas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.