OIKN: Pembangunan IKN akan Terus Berlanjut Hingga 2045
Senin, 19 Agu 2024, 10:22 WIBPENAJAM PASER UTARA -Pembangunan Kota Nusantara, ibu kota baru Indonesia di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, bakal terus berlanjut hingga 2045.
"Pembangunan Kota Nusantara akan terus berlanjut hingga puncaknya pada 2045," kata Staf Khusus Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw di Penajam, Minggu (18/8).
Pembangunan ibu kota baru Indonesia tidak akan berhenti, masih banyak tahap dan periode yang harus dilakukan, lanjut dia, sebagai proses panjang untuk mencapai tujuan akhir pada 2045.
"Kendati banyak proyek utama telah selesai, pembangunan Kota Nusantara tidak akan berhenti, tapi akan terus berlanjut," tambahnya.
Setiap tahap pembangunan ibu kota baru Indonesia berlangsung dengan cepat dan tepat waktu mencerminkan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Kota Nusantara.
Kementerian Keuangan menyebutkan alokasi rencana anggaran pendapatan belanja negara (RAPBN) 2025 untuk pembangunan ibu kota baru Indonesia tersebut lebih kurang Rp143,1 miliar, yang merupakan anggaran dasar.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertanggung jawab atas pembangunan infrastruktur Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.
Proyek besar seperti pembangunan Istana Garuda dan lapangan upacara di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) ibu kota baru Indonesia telah rampung, kata Troy Pantouw, dan telah digunakan untuk pelaksanaan upacara kemerdekaan 17 Agustus 2024.
Sebagai bangsa Indonesia, ia menimpali lagi, patut bangga memiliki Ibu Kota Nusantara sebagai perjalanan luar biasa dan bersejarah terutama dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia.
"Kota Nusantara adalah simbol kebangkitan baru Indonesia, dan semua rakyat adalah bagian sejarah terbangunnya ibu kota baru Indonesia itu," ujarnya.
Kesejahteraan pekerja konstruksi Kota Nusantara juga terus dijaga, dan saat ini lebih kurang 20.000 orang pekerja ditempatkan di hunian pekerja konstruksi (HPK) yang dirancang khusus, kata Troy Pantouw.
- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
- Pemprov DKI Jakarta
- Kualitas Udara Jakarta
- IQ Air
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Waspada! ICP Agustus Naik ke US$ 89,43 per Barel, Perang Jadi Pemicu
-
Bapanas-Kementan Fasilitasi Distribusi Cabai Demi Stabilkan Harga
-
KPP Balikpapan Kirim Tim Perkuat Operasi Pencarian Kapal Virgo
-
Ye Live in Jakarta 2026, Pemprov DKI Siapkan Transportasi hingga Pengamanan
-
Marc Marquez Menang di MotoGP Misano 2026 Usai Unggul Poin Atas Jorge Martin
-
Pos Pengamatan: Gunung Semeru Kembali Erupsi dengan Letusan Setinggi 900 Meter pada Sabtu Malam
-
Minat Punya Anak Menurun, Krisis Demografi Jepang Makin Dalam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.