Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 5,2 Persen Terlalu Optimistis

Sabtu, 17 Agu 2024, 03:14 WIB

Jakarta - Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri memandang asumsi pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2 persen terlalu optimistis.

Saat dihubungi di Jakarta, Jumat, Yose mengatakan asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2 persen pada tahun 2025 menghadapi tantangan besar, mengingat kondisi ekonomi global yang masih belum stabil.

Bahkan, beberapa negara besar di dunia menunjukkan tanda-tanda potensi resesi, yang dapat mempengaruhi prospek ekonomi global dan domestik.

"Di dalam negeri sendiri ada pelemahan-pelemahan yang sudah kita lihat, seperti (penurunan) daya beli, investasi yang juga tidak terlalu meningkat cukup pesat atau mungkin juga aktivitas ekonomi yang belum bisa menyerap ataupun menyediakan lapangan pekerjaan," ujarnya.

Ia menjelaskan perubahan kebijakan ekonomi dari pemerintahan baru dapat menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah proyeksi tersebut dapat tercapai atau tidak.

Memasuki pertengahan tahun 2024, kondisi perekonomian global masih tetap diselimuti dengan beragam tantangan yang memicu perlambatan ekonomi sejumlah negara.

Beberapa lembaga internasional, seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global di pengujung 2024 berada pada kisaran 2,6 persen-3,2 persen secara tahunan (yoy), dan 2,7 persen-3,3 persen(yoy) pada 2025.

Meski demikian, perekonomian Indonesia masih menunjukkan resiliensi dengan catatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2024 sebesar 5,05 persen (yoy).

Tingkat pertumbuhan tersebut juga didukung dengan inflasi pada angka 2,13 persen pada Juli 2024. Selain itu, angka pertumbuhan ekonomi tersebut juga lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara lain, seperti China (4,7 persen), Singapura (2.9 persen), Korea Selatan (2,3 persen), dan Meksiko (2,24 persen).

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen dan inflasi terjaga pada kisaran 2,5 persen dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.

Presiden Joko Widodo, saat menyampaikan pidato RAPBN 2025 pada Sidang Paripurna DPR RI di Jakarta, Jumat, mengatakan dengan kondisi ekonomi global yang masih relatif stagnan, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih bertumpu pada permintaan domestik. Daya beli masyarakat akan dijaga ketat, dengan pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta dukungan program bansos dan subsidi.

Presiden menambahkan pemerintah akan terus mengupayakan peningkatan produk-produk yang bernilai tambah tinggi yang berorientasi ekspor, yang didukung oleh insentif fiskal yang kompetitif dengan tetap menjaga keberlanjutan fiskal.

Bauran antara fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan dijaga untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sistem keuangan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.