BMKG Ingatkan Warga NTT Waspada Dampak Angin Kencang
Rabu, 14 Agu 2024, 16:26 WIBMAUMERE - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai dampak angin kencang hingga 20 Agustus 2024.
"Waspada angin kencang karena angin Monsoon Timur sudah mulai aktif," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari KupangSti Nenotek ketika dihubungi dari Maumere, Ibu Kota Kabupaten Sikka, Rabu.
Ia memerinci beberapa wilayah yang berpotensi angin kencang di antaranya Kota Kupang, sebagian Kabupaten Kupang, Kabupaten Sabu Raijua, sebagian Timor Tengah Selatan, sebagian Pulau Sumba, dan Rote Ndao.
Ia mengatakan potensi angin kencang disebabkan pertumbuhan awan yang mulai menurun dan angin Monsoon Timur yang sudah mulai aktif.
Sti mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai angin kencang yang bersifat kering di musim kemarau ini.
Angin yang kencang dan bersifat kering berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
Untuk itu warga diingatkan untuk tidak membakar sampah dan dedaunan kering saat angin kencang.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang puntung rokok di pinggir jalan secara sembarangan.
"Mohon tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran saat angin kencang," kata dia.
Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten LembataAndris Koban mengatakan masif memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran saat angin kencang.
Ia menyoroti perilaku membuang puntung rokok pada lahan-lahan kering di pinggir jalan.
Menurut dia, masyarakat harus memiliki kesadaran untuk tidak melakukan aktivitas tersebut karena berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.
"Di Lembata sudah ada lima kali kejadian kebakaran khususnya di wilayah padang," ucapnya.
- BMKG
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Angin Kencang
- NTT
- Maumere
- Provinsi Nusa Tenggara Timur
- angin Monsoon Timur
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kapolresta Karawang: Kesadaran Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Dini.
-
170 Pendaki Semeru Berhasil Dievakuasi dari Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran
-
Como vs RB Leipzig: Tim Debutan Liga Champions Tantang Semifinalis 2020
-
Samarinda Dibakar Suami Istri, Kini Ditahan Polisi
-
Bandara Hanandjoeddin Batalkan Penerbangan Dampak Erupsi Anak Krakatau
-
Tanggap Darurat Gempa Flores Diperpanjang, ASITA Pastikan Pariwisata Tetap Berjalan
-
Tak Bisa Lagi Titip Absen, Pemkab Badung Siapkan Presensi ASN Berbasis Wajah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.