Pemerintah Siapkan Bonus Rp6 Miliar untuk Peraih Medali Emas
Sabtu, 10 Agu 2024, 00:17 WIBJakarta - Pemerintah telah menyiapkan bonus bagi atlet-atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 sekitar Rp6 miliar sebagai bentuk apresiasi.
"Kisarannya1 medali emas mungkin Rp5 miliar, Rp6 miliar ya sekarang, mungkin bisa ditambah lagi," ujar Staf Ahli Bidang Inovasi Kepemudaan dan Keolahragaan Kemenpora Yohan di Jakarta, Jumat.
Yohan mengatakan angka tersebut masih tentatif tergantung arahan dari Presiden Joko Widodo. Bahkan bisa saja bonus yang didapatkan atlet bertambah dari rencana awal.
"Nanti tergantung dari kebijakan Bapak Presiden tentunya yang akan memberikan biasanya Bapak Presiden," katanya.
Saat ini Indonesia berhasil mengumpulkan 2 medali emas dan satu perunggu di Olimpiade Paris 2024. Veddriq Leonardo menyumbang emas pada cabang olahraga panjat tebing dan Rizki Juniansyah di cabang angkat besi kelas 73 kg.
Sementara medali perunggu disumbangkan atlet bulu tangkis Gregoria Mariska Tunjung. Indonesia berpeluang menambah medali dari cabang angkat besi lewat Nurul Akmal yang berlomba di nomor 81 kg putri.
Yohan mengatakan Pemerintah mengapresiasi seluruh atlet yang berlaga di Olimpiade Paris 2024 baik yang mendapat medali maupun yang belum beruntung.
Ia yakin seluruh atlet telah mengeluarkan kemampuan terbaiknya demi mengharumkan nama Indonesia.
"Tentunyapara pengurus cabor-cabor juga sungguh luar biasa dalam hal pembinaan. Memang nasib kita saja belum begitu beruntung untuk bisa mendapatkan semuanya," kata dia.
"Harapannya di Los Angeles 2028 tentunya kita akan lebih genjot lagi supaya perolehan medali emas ini dapat terus bertambah demi kejayaan Indonesia," kata dia menambahkan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Keren! Samarinda Punya Kapal SAR Baru Rp1,69 Miliar, Siap Siaga di Sungai Mahakam
-
Pemerintah Tengah Siapkan PLTN 7 Gigawatt Bertahap hingga 2034
-
Industri Streaming Indonesia 2025 Melaju Pesat, Konten Lokal dan Gen Z Jadi Penggerak Utama
-
Beras SPHP Dipastikan Tak Naik, Namun Pembelian Dibatasi
-
Jelang Mudik, Kendaraan Masuk DIY dari Tol Prambanan Bertambah
-
KDM: Sistem Pajak Nasional Terlalu Sentralistik, Perlu Reformasi Mendesak
-
PWI Gelar AJP 2025 Beradiah Rp300 Juta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.