Milenial Jakarta Perlu Sadar Investasi

Jumat, 09 Agu 2024, 01:50 WIB

JAKARTA - Generasi Z dan milenial Jakarta perlu sadar berinvestasi terutama untuk sektor-sektor yang aman sebagai bekal hari tua. "Apalagi Jakarta segera menjadi kota bisnis," jelas praktisi keuangan, Sonny Afriansyah, Kamis.

Jakarta akan membuat sektor keuangan berkembang pesat, termasuk pasar modal dan pasar uang. Ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi.

Ket. Foto: Praktisi keuangan Sonny Afriansyah dalam suatu acara. — Sumber: ANTARA/HO-Ayovest

"Justru sekarang pada usia 22 yang mulai bekerja, menjadi waktu yang tepat untuk menyisihkan penghasilan guna berinvestasi," jelas Sonny. Menurutnya, inklusi keuangan yang terus digulirkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sektor swasta telah meningkatkan kesadaran generasi muda berinvestasi di sektor yang aman dan mudah.

Salah satu investasi yang mudah dan aman di pasar modal melalui reksadana. Sebab saat ini sudah banyak aplikasi yang dijamin OJK untuk memudahkan membeli dan menjual reksadana.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia selama periode 2019-2023 tingkat pertumbuhan rata-rata geometrik investor per tahun reksadana sebesar 59 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan pasar modal, saham dan SBN. Secara berurutan ketiganya tumbuh 48 persen, 47 persen dan 33 persen.

Jumlah investor juga demikian. Per Juni investor reksadana sebanyak 12,3 juta. Ini lebih banyak dari saham dan SBN (5,7 juta dan 1,1 juta). Sedangkan dari segi demografinya, data KSEI menunjukkan milenial dan Gen Z mulai mendominasi investasi pasar modal.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.