Aktivitas Gunung Lewotobi Masih Tinggi, Warga Sekitar Diminta Tetap Waspada

Jumat, 09 Agu 2024, 11:51 WIB

LEWOLEBA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk waspada karena aktivitas kegempaan masih tinggi.

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh dari pemantauan visual dan instrumental, menunjukkan aktivitas visual dan kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi P Hadi Wijaya dalam keterangan diterima di Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Jumat (9/8).

Berdasarkan pengamatan visual periode 1-7 Agustus 2024, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami peningkatan pada tinggi kolom erupsi yang sebelumnya rata-rata 300-1.000 meter, namun sekarang rata-rata tinggi kolom erupsi antara 300 hingga 1.200 meter.

Guguran pada periode ini terekam pada alat seismik, namun tidak terlihat perubahan yang signifikan sehingga kemungkinan guguran masih terjadi di sekitar puncak.

Ia menjelaskan data visual pesawat nirawak menunjukkan pusat aktivitas berada pada dua lubang erupsi yakni kawah utama Gunung Lewotobi Laki-laki dan lubang erupsi di barat laut gunung tersebut, yang ditunjukkan beberapa kali erupsi bergantian dari kedua lubang erupsi tersebut.

Gempa frekuensi rendah pada periode itu masih fluktuatif yang mengindikasikan material magma dari dalam mengalami perpindahan ke arah permukaan sehingga indikasi suplai magma masih ada.

Gempa-gempa vulkanik dangkal menurun cukup signifikan, namun vulkanik dalam masih stabil dan mengindikasikan masih adanya suplai magma yang cukup tinggi.

"Potensi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih akan terjadi dikarenakan masih adanya suplai magma dari dalam," kata dia.

Berkaitan dengan aktivitas visual dan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih tinggi, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi.

"Serta sektoral 4 km pada arah utara-timur laut dan 5 km pada sektor timur laut," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.