Rupiah Berpotensi Terkoreksi
Kamis, 08 Agu 2024, 09:13 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan berbalik melemah, hari ini (8/8). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi ketidakpastian di pasar ekuitas atau saham yang volatile dan kekhawatiran resesi di Amerika Serikat (AS).
Analis Pasar Mata Uang, Lukman Leong melihat penguatan rupiah dalam beberapa hari belakangan ini berpotensi berbalik terkoreksi oleh aksi pofit taking dengan absennya data ekonomi penting. Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (8/8), bergerak melemah di kisaran 16.000 -16.150 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (7/8), ditutup menguat 130 poin atau 0,80 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.035 rupiah per dollar AS. Penguatan itu sejalan dengan kembalinya sentimen risk-on di bursa ekuitas.
"Rupiah menguat terhadap dollar AS oleh kembalinya sentimen risk-on di bursa ekuitas," kata analis mata uang Lukman Leong di Jakarta.
Lukman menuturkan sentimen risk-on dipicu oleh aksi bargain hunting yang dimana investor melihat kejatuhan di sesi sebelumnya sudah oversold.
Selain itu, penguatan rupiah juga dipengaruhi dengan posisi cadangan devisa RI yang naik pada akhir Juli 2024 menjadi sebesar 145,4 miliar dollar AS, dibandingkan dengan posisi pada akhir Juni 2024 senilai 140,2 miliar dollar AS.
Prospek ekspor yang tetap positif serta neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik, mendukung tetap terjaganya ketahanan eksternal.
Sementara itu, Kepala Ekonom Citi Indonesia Helmi Arman memproyeksikan dollar AS bakal menguat pada akhir tahun. "Dalam pandangan Citi, ada kemungkinan dollar AS menguat lagi menjelang akhir tahun," kata Helmi saat ditemui usai kegiatan Citi Indonesia Digital Leaders Summit 2024 di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
DLH Mimika Alokasikan Rp18 Miliar untuk Gaji Petugas Kebersihan, Total 182 Orang
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Rutin Bersih-bersih Lingkungan untuk Mendukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Papua Siap Bangun Industri Kelautan, Lebih dari 100 Kampung Nelayan Sudah Siap Diverifikasi
-
Konser di ICE BSD, aespa Akui Waktu di Jakarta Selalu Terburu-Buru
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.