Sentimen Eksternal Masih Dominan
Rabu, 07 Agu 2024, 11:25 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak fluktuatif tengah pekan ini dipengaruhi dinamika perekonomian global, terutama dari Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Saat ini, perekonomian dunia tengah dibayangi risiko resesi di AS dan pelemahan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (7/8), bergerak fluktuatif di kisaran 16.110-16.180 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Selasa (7/8) sore, ditutup menguat 24 poin atau 0,15 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.165 rupiah per dollar AS. Penguatan dipengaruhi kekhawatiran pasar terhadap potensi resesi ekonomi AS.
"Kinerja mata uang rupiah terdorong menguat imbas lemahnya kinerja mata uang dollar AS pasca munculnya kekhawatiran bahwa AS akan jatuh ke dalam resesi kembali terjadi menyusul lemahnya data ekonomi terbaru," kata analis ICDX Taufan Dimas Hareva di Jakarta.
AS kini menghadapi ancaman resesi yang semakin menguat, dengan kekhawatiran pasar mengenai potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve (Fed) yang mungkin akan memperburuk kondisi ekonomi.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.