Ditopang Aktivitas di IKN, Ekonomi Kaltim Tumbuh 5,85%

Rabu, 07 Agu 2024, 00:03 WIB

JAKARTA - Pernyataan pemerintah kalau kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan berandil pada pemerataan pembangunan sudah terbukti. Dengan berbagai aktivitas pembangunan di sana, perekonomian Provinsi Kalimantan Timur pada triwulan II-2024 dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy) tumbuh 5,85 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim), Yusniar Juliana di Samarinda, Selasa (6/8), mengatakan capaian fisik pembangunan di IKN mengalami akselerasi, sehingga sampai Juni capaian pembangunan batch-1 IKN berupa sarana pendukung dan sejumlah gedung perkantoran mencapai 88 persen.

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Untuk batch-2 berupa hunian Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri sudah tercapai 46,71 persen, dan untuk pembangunan batch-3 berupa penataan ruang hijau hingga kelengkapan sumbu kebangsaan tercapai 8,61 persen.

Faktor lain yang menopang pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut adalah permintaan batu bara di pasar global masih tinggi yang dipicu oleh beberapa faktor, seperti produksi batu bara domestik Tiongkok yang turun 1,7 persen pada semester 1-2024.

Penurunan, jelasnya, terjadi akibat penetapan "top safety regulation" pada Maret-Mei, sehingga impor batu bara Tiongkok pada semester 1 naik 12,6 persen, di antaranya diimpor dari Kalimantan Timur karena kebutuhan energi di Tiongkok masih tinggi.

Dari sisi produksi, ekonomi Kaltim ditopang oleh lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib yang mengalami pertumbuhan tertinggi hingga mencapai 25,5 persen.

"Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-Pemerintah) mengalami pertumbuhan tertinggi yang mencapai 26,18 persen," kata Yusniar.

BPS juga mencatat ekonomi Kaltim triwulan II-2024 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh 1,67 persen. Sedangkan dari sisi produksi, lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib tumbuh tertinggi sebesar 24,09 persen, sementara dari sisi pengeluaran, komponen PK-Pemerintah tumbuh tertinggi sebesar 88,37 persen.

Pertumbuhan ekonomi triwulan II-2024 secara yoy positif terjadi di semua provinsi di Pulau Kalimantan. Provinsi Kaltim menyumbang kontribusi tertinggi pada penyusunan nilai tambah regional Kalimantan yang sebesar 47,77 persen.

"Multiplier Effect"

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB Suhartoko, yang diminta pendapatnya, mengatakan pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan tahun 2024 masih didominasi oleh Kaltim dengan kontribusi sebesar 47,77 persen.

Ia pun berharap agar selisih pertumbuhannya lebih besar lagi karena selisih pertumbuhannya dengan provinsi lain di Kalimantan kurang lebih 1 persen.

"Kiranya dengan investasi pembangunan di IKN dapat menciptakan multiplier effect yang tinggi, karena kaitannya dengan sektor lain cukup kuat, seperti transportasi, bahan bangunan, makanan, dan lain lain. Dengan keterkaitan lain yang banyak dan kuat seharusnya menciptakan pertumbuhan yang lebih tinggi lagi," kata Suhartoko.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.