- Home
-
- Megapolitan
-
- Polisi Kerahkan 1.347 Pers...
Polisi Kerahkan 1.347 Personel untuk Amankan Aksi Bela Palestina
Sabtu, 03 Agu 2024, 08:38 WIBJAKARTA - Polisi mengerahkan 1.309 personel gabungan untuk mengamankan aksi Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina serta Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (KOSPY) di depan Kedubes AS, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
"Untuk pengamanan aksi dari Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina dan Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (KOSPY), kami melibatkan 1.309 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Sabtu (3/8).
Personel gabungan tersebut berasaldari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Personel ditempatkan di sejumlah titik sekitar Kedubes Amerika Serikat (AS).
Sedangkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Merdeka Selatan dan beberapa lokasi lain bersifat situasional, melihat jumlah massa di lapangan.
"Apabila jumlah massanya tidak banyak, lalu lintas normal seperti biasa. Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di sekitaran depan Kedubes AS itu massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lalu lintas yang akan mengarah ke Jalan Merdeka Selatan akan dialihkan," kata Susatyo.
Selain itu, Susatyo mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif, tidak memprovokasi dan terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan yang humanis serta menjaga keamanan dan keselamatan.
Susatyomengingatkan personel yang terlibat pengamanan agar tidak ada yang membawa senjata api, saling menghormati dan menghargai masyarakat yang akan menyampaikan pendapatnya di muka umum dengan humanis dan profesional.
Susatyomengingatkan personel yang terlibat pengamanan agar tidak ada yang membawa senjata api, saling menghormati dan menghargai masyarakat yang akan menyampaikan pendapatnya di muka umum dengan humanis dan profesional.
Susatyo juga mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.
"Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di sekitar depan Kedubes AS dan beberapa lokasi lain," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Trump Isyaratkan Negosiasi Baru dengan Iran Dimulai Senin
-
Mati Listrik di Tengah Gelombang Panas, Warga Libya Ngamuk Blokade Jalan
-
LPDP Jakarta Rp100 M untuk 50-75 Calon Mahasiswa, Ini Penjelasan Pramono soal Anggarannya
-
Apakah Orang Berambut Merah Akan Punah?
-
Kejar Hilirisasi Garam, Pemerintah Percepat Pembangunan Kawasan Industri Rote Ndao
-
Jelang Aksi 27 Agustus, Kemkomdigi Imbau Tak Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi di Medsos
-
Ada Kima Raksasa Terbesar di Indonesia! DPR RI Siap Bedah 'Surga Tersembunyi' di Abdya Bakal
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.