Pemkot Palangka Raya Selidiki Keracunan Massal di Siswa SD
Jumat, 02 Agu 2024, 16:24 WIBPALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab keracunan massal pada siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kereng Bankirai daerah setempat.
"Ini merupakan sebuah peristiwa yang tidak kita inginkan, kita masih menyelidiki penyebabnya. Saat ini Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan BPOM sedang menangani penyebab keracunan makanan ini," kata Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu di Palangka Raya, Jumat.
Pada peristiwa ini, 16 siswa menjadi korban keracunan usai mengonsumsi makanan di kantin sekolah pada akhir Juli lalu. Tingkat gangguan kesehatan pada korban berbeda-beda. Beberapa di antaranya bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Petugas juga telah mengambil sampel makanan serta menggali informasi dari pihak sekolah, siswa, pengelola kantin dan lainnya. Semoga hasil penelitian sampel makanan dan minuman yang diuji memberikan titik terang terkait insiden ini," katanya.
Saat ini, pihaknya juga tengah fokus pada pemulihan serta mengupayakan kondisi anak-anak yang menjadi korban keracunan makanan untuk mendapatkan perawatan yang baik.
"Kami ingin memastikan anak-anak yang dirawat mendapatkan penanganan yang baik dari petugas kesehatan, dan saya sudah berbincang dengan perawat dan dokter yang menangani agar memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi mereka," ucapnya.
Hera bersama sejumlah kepala dinas terkait juga telah mengunjungi para siswa yang menjalani perawatan untuk memberikan dukungan dan semangat serta melihat langsung kondisi para korban keracunan.
"Dari 16 anak yang mengalami gejala keracunan, semua sudah ditangani. Ada beberapa yang kondisinya masih belum stabil. Di RSUD Kota Palangka Raya ada 2 orang, kemudian di RS Bhayangkara ada 5 orang yang masih dalam perawatan," katanya.
Pj Wali Kota juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa," jelas Hera.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD di Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Rachmad Winarso mengatakan berdasarkan tim dari Disdik yang turun langsung ke sekolah telah meminta keterangan kepada beberapa murid SDN 1 Kereng Bangkirai.
"Berdasarkan keterangan dari beberapa murid berbeda-beda, ada yang diakibatkan mengkonsumsi nasi goreng dan minuman kemasan, ada juga murid yang mengonsumsi nasi goreng namun murid tersebut tidak mengalami keracunan," kata Rachmad.
Dia menjelaskan,untuk mengetahui persis persoalan tersebut bermula dari apa, maka pihaknya akan tetap menunggu hasil penelitian dari petugas kesehatan.
Atas kejadian itu, Rachmad juga mengimbau seluruh pemilik kantin di sekolah agar menjaga kebersihan dan kehigienisan dalam menyajikan makanan di sekolah untuk murid-murid.
Kemudian, peserta didik, tenaga pengajar di sekolah dan para orang tua agar benar-benar memperhatikan jajanan anak-anak atau peserta didik di sekolahnya.
- Kalimantan Tengah (Kalteng)
- Kalteng
- Kota Palangka Raya
- Porprov Kalteng
- Palangka Raya
- Pemprov Kalteng
- Provinsi Kalimantan Tengah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Ekonomi Korsel Lesu! Peluang Kerja ke Gyeongnam untuk PMI Masih Tertahan
-
Pembuatan Eco Enzyme secara Massal Dilakukan Pemprov Jakarta
-
Jotun Resmikan Flagship Store Pertama di Palangka Raya, Hadirkan Ribuan Pilihan Warna
-
Warga Gorontalo Desak Polisi Tindak Tegas Pengendara yang Melawan Arus.
-
Energi dari Laut, Bali Mulai Garap Potensi Arus Nusa Penida
-
Grup Neraka Tercipta, Prancis dan Lithuania Siap Saling Jegal di Piala Dunia 3x3 2026
-
Kurban 2026 Diarahkan Jadi Penggerak Ekonomi Umat, Ini Strategi Baznas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.