BMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Selasa, 30 Jul 2024, 08:05 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta semua pihak sebagian besar daerah di Indonesia mewaspadai potensi hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (30/7) ini.
Prakirawan BMKG Ida Pramuwardani dalam laporan yang dipantau di Jakarta, Selasa (30/7), menjabarkan bahwa waspada potensi hujan lebat diprakirakan terjadi pada wilayah Riau (Rokan Hilir), Kalimantan Utara (Malinau), Sulawesi Selatan (Bone, Bulukumba dan Sinjai), Sulawesi Tengah (Parigi Moutong), Sulawesi Tenggara (Konawe Selatan).
Kemudian, Aceh (Aceh Tamiang, Aceh Tengara, Aceh Utara, Nagan Raya, Langsa, dan Kota Subulussalam), Sumatera Utara (Deli Serdang, Humbang Hasudutan, karo, Labuhanbatu, Langkat, Mandailing Natal, Simalungun hingga Tapanuli Tengah).
Dan selanjutnya, Kalimantan Tengah (Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Katingan), Papua (Asmat, Boven Digoel, Deiyai, Intan Jawa, Keerom, Lanny jawa, Yalimo, Waropen, dan Tolikara).
Peringatan dini dampak angin kencang dan petir juga berpotensi menyasar untuk Kota Pontianak dengan suhu 26-28 derajat Celcius.
Hujan ringan diprakirakan melanda Kota Pekanbaru, Padang, Medan, Denpasar, Mataram, Palangkaraya, Tanjung Selor, Mamuju, Makassar, Kendari, Palu, Ambon, Nabire, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya 9-17 Celcius.
Untuk prediksi cuaca berawan tebal akan terjadi di Kota Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Palembang, Lampung, Tanjung Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Kupang, Samarinda, Banjarmasin, Manado, Gorontalo, Merauke, Ternate, Surabaya dengan suhu 23-33 Celcius.
Sementara itu untuk wilayah DKI Jakarta sebagian besar cerah berawan pada pagi hingga dini hari, dengan kelembaban 74-86 persen, dan bersuhu 24-32 derajat Celcius.
Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan saat ini beberapa wilayah Indonesia akan mulai kembali menghadapi fenomena iklim La Nina yang diprakirakan berlangsung pada Agustus 2024.
Fenomena La Nina mengartikan banyaknya uap air yang masuk ke wilayah Indonesia. Sehingga mengakibatkan banyaknya pertumbuhan awan-awan hujan yang akhirnya dapat meningkatkan potensi terjadi hujan.
Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena tersebut diprakirakan tim BMKG dapat menimbulkan potensi hujan berintensitas sedang-lebat, disertai kilat/petir angin kencang.
BMKG menilai kondisi demikian bisa berpotensi menimbulkan dampak cuaca ekstrem kebencanaan hidro-meteorologi yang meliputi banjir, banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor dan seterusnya. Melihat dari pola angin yang ada saat ini potensi tersebut kemungkinan besar terjadi untuk wilayah Indonesia bagian tengah ke timur.
??Hasil analisa perkembangan kondisi cuaca dan iklim juga akan selalu diinformasikan kepada masyarakat melalui aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG atau langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Manchester City Berencana Buat Patung Pep Guardiola
-
Diskum Batam Beri Layanan NIB untuk 100 Pelaku Usaha Mikro di Pulau Penyangga
-
Lolos ke Babak Utama Malaysia Masters, Dhinda Hadapi Ujian Berat Lawan Intanon
-
Ebola Darurat Internasional! Afrika Waspada Penyebaran Virus Mematikan ke 10 Negara
-
Minggu, Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah dari Pagi hingga Malam, Suhu Mencapai 33 Derajat Celsius
-
Mewaspadai Cuaca Ekstrem di Selat Bali
-
Cegah Mangkrak, Menteri PU Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.