Nelayan Diminta Tidak Tangkap Ikan Kakatua

Jumat, 26 Jul 2024, 00:14 WIB

Labuan Bajo - Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Hendrikus Rani Siga mengimbau warga atau nelayan untuk tidak menangkap ikan Kakatua (parot fish) yang dinilai sangat penting bagi ekosistem laut di kawasan.

"Ikan ini memakan alga yang menghambat pertumbuhan terumbu karang dan juga memakan terumbu karang yang sudah mati," katanya di Labuan Bajo, Kamis.

Ket. Foto: Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Hendrikus Rani Siga. — Sumber: ANTARA/Gecio Viana

Ia menambahkan ikan kakatua membantu kelestarian karang karena dapat mengendalikan alga sehingga terumbu karang lebih kuat bertahan hidup menghadapi perubahan suhu air, polusi, dan kondisi air yang keruh.

"Kalau pori-pori karang ditutup oleh alga atau lumut karangnya mati, rumah ikan juga pasti akan rusak," katanya.

Lebih lanjut ikan Kakatua juga akan mengeluarkan kotoran berupa pasir putih halus. Pantai berpasir putih dan populasi terumbu karang yang indah merupakan kontribusi ikan Kakatua.

Ia juga menjelaskan edukasi nelayan untuk tidak menangkap ikan Kakaktua telah disampaikan petugas saat nelayan melaporkan diri ke pos jaga BTNK untuk melaut.

Namun demikian, ia tidak menampik bahwa praktik penangkapan dan penjualan ikan Kakaktua masih dilakukan nelayan di Labuan Bajo.

Sehingga ia meminta kesadaran kolektif seluruh pihak dengan tidak saja menangkap ikan Kakatua, akan tetapi tidak membeli atau mengonsumsi ikan Kakaktua.

"Kalau tangkap ikan ini bisa lepas lagi ke laut, lalu jangan makan ikan Kakatua, harus ada kesadaran untuk jangan makan, jangan beli," katanya.

Pantauan pasar, masih terdapat praktik penjualan ikan Kakatua di Labuan Bajo seperti di Pasar Rakyat Batu Cermin dan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo.

Ikan Kakatua yang dijual tidak hanya ikan Kakatua yang masih segar, namun ikan Kakatua yang telah diawetkan dengan garam.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.