Mangrove Berikan Manfaat Bagi Warga Kubu Raya

Senin, 22 Jul 2024, 16:28 WIB

KUBU RAYA - Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah mengatakan kawasan mangrove di wilayah Kubu Raya Kalimantan Barat bermanfaat sebagai pengendali banjir, penyaring polutan dan sedimentasi serta meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"Tentunya mangrove yang ada di Kubu Raya, khususnya di Sungai Kupah memiliki banyak manfaat yang dapat langsung dirasakan oleh warga sekitar," ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah, Rudi Hartono di Sungai Kakap, Senin.

Ket. Foto: Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah, Rudi Hartono di Sungai Kakap. — Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi narasumber Rudi Hartono
Ia mengatakan lahan mangrove yang ada di wilayahnya seluas 15 hektare dan terus akan bertambah sebab dukungan dari berbagai pihak serta warga setempat.
Di kawasan agrowisata Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, terdapat sekitar lima jenis bakau yakniAvicenia marina,Avicenia lanata,Rhizopora apiculata,Soneratia alba, danNypa frutican.
"Warga di sini sudah merasakan manfaatnya, selain bermanfaat untuk lingkungan, mangrove di sisi lain juga meningkatkan perekonomian lewat pemberdayaan kawasan Agro Wisata Sungai Kupah dan kepiting bakau," ujarnya.
Wilayah mangrove di Kubu Raya, khususnya Sungai Kakap dijelaskannya juga memiliki daya tarik tersendiri karena letaknya berhadapan langsung dengan Laut Natuna, sehingga menyajikan pemandangan yang kian memukau saat matahari terbenam.
Hal ini dinilai mampu menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara, sebab wilayah Kubu Raya memiliki mangrove dengan spesies langka, antara lain mangrove langka ialahKandelia candelatau Lenggadai Betina ada di Kubu Raya.
Secara keseluruhan hutan mangrove Kubu Raya mencapai 109.727 hektare atau 67,75 persen dari luas mangrove di Kalimantan Barat dengan memiliki hampir semua jenis bakau, yakni 33 jenis dari 40 jenis bakau yang ada di Indonesia.
Tutupan mangrove di Kecamatan Sungai Kakap, Teluk Pakedai, dan Sungai Raya, seluas 8.771 hektare dengan tutupan lahan bakau di Sungai Kakap terdiri dari 14 spesies yang didominasi oleh vegetasi nipah dan tersebar di 13 desa dari 15 desa pesisir. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.