Jakarta Lavani Bertekad Torehkan 'Hattrick' Gelar Proliga 2024
Sabtu, 20 Jul 2024, 06:47 WIBJAKARTA - Final Proliga 2024 di sektor putra akan mempertemukan Jakarta Lavani dengan Bhayangkara Presisi di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (21/7).
Pertemuan di partai puncak ini menjadi final ulangan bagi sejak dua edisi Proliga sebelumnya. Menatap pertemuan ini, Jakarta Lavani, berambisi untuk menyabet gelar ketiga secara beruntun.
"Tentunya ada motivasi lain bagi Jakarta Lavani ketika akan berlaga di final pada tahun 2024 ini. Bahwa Lavani adalah tim yang dibentuk oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Dan mereka dari 2019 lalu kalau dibilang sangat dini. Namun Prestasinya kita lihat bahwa di 2022 juara, 2023 juga juara," ujar Asisten Pelatih Jakarta Lavani, Samsul Jais.
"Dan final kali ini ada motivasi khusus kami ingin mencetak sejarah bahwa Lavani adalah satu-satunya tim yang menjuarai tiga kali berturut-turut pada Proliga," sambungnya.
Di Proliga musim lalu, Lavani juga berhadapan dengan Bhayangkara Presisi di final. Dalam laga yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Lavani berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Bhayangkara Presisi 3-2 (25-22, 22-25, 24-26, 25-21, 15-9).
Lavani secara rekor pertemuan unggul jauh di atas Bhayangkara. Sepanjang gelaran Proliga 2024, Lavani tidak pernah kalah dari Bhayangkara Presisi. Dalam empat pertemuan di fase reguler dan final four, Lavani sukses menyapu bersih kemenangan. "Bayangkara dan Lavani sama-sama mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing, yang jelas bahwa untuk bisa memenangkan pertandingan ini kami sudah mengantisipasi semua," jelas Samsul Jais.
Lavani dalam beberapa musim terakhir mendominasi. Jika menjadi juara Proliga 2024, maka Lavani menjadi tim voli putra pertama yang merebut hattrick trofi.
Sejak Proliga digelar pertama kali tahun 2002, tidak ada tim voli putra yang mampu membukukan prestasi tersebut. Tim tersukses Surabaya Samator dengan tujuh gelar juara, sejauh ini tidak mampu meraih tiga gelar Proliga di tiga musim beruntun.
Dari rekam jejak di sembilan pertemuan terakhir kedua tim, termasuk di final Proliga 2023, Lavani selalu menjadi pihak yang menang. Jika Lavani menatap sejarah manis, Bhayangkara Presisi dihantui rekor buruk. Jika kembali kalah maka Bhayangkara Presisi untuk kali ketiga secara beruntun harus puas finis di posisi runner-up. ben/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.