BWF Janjikan Evaluasi Undian Tunggal Putra

Jumat, 19 Jul 2024, 06:57 WIB

JAKARTA - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) berjanji akan mengevaluasi undian tunggal putra Olimpiade Paris 2024. Janji tersebut menjawab protes yang diajukan PBSI terkait kondisi yang dirasakan tunggal putra Jonatan Christie di fase grup Olimpiade.

Berdasar undian yang berlangsung pekan lalu, Jonatan Christie yang berstatus unggulan tiga masuk Grup L bersama Lakshya Sen (India), Kevin Cordon (Guatemala), dan Julien Carraggi (Belgia).

Ket. Foto: pemusatan latihan I Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie pada pemusatan latihan tim bulu tangkis Indonesia di Chambly, Prancis, Senin (15/7). — Sumber: Foto PP PBSI

Itu berarti Jonatan harus bermain tiga kali di fase grup Olimpiade 2024. Selain itu, peraih emas Asian Games 2018 itu juga tidak mendapatkan bye di babak 16 besar. Sementara unggulan empat Anders Antonsen dari Denmark masuk Grup E yang cuma berisi tiga pemain. Dia juga menerima bye di perdelapan final.

"Dengan kata lain, Jojo harus bertanding tujuh kali jika sampai ke final. Sementara Antonsen hanya lima kali saja," ujar Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) Bambang Roedyanto dalam keterangan resmi, Kamis (18/7).

Mengingat sistem sudah berjalan, PBSI meminta BWF memberi keringanan dengan mengatur jadwal pertandingan Jonatan agar tidak terlalu padat. PBSI juga menyarankan supaya penggunaan sistem pertandingan yang tidak adil seperti ini ditinggalkan pada turnamen-turnamen selanjutnya.

PBSI sudah menerima jawaban dari BWF yang menyatakan nasib yang diterima Jonatan terjadi karena hasil undian yang tidak bisa ditebak. "Namun, mereka berjanji akan melakukan evaluasi soal drawing ini. BWF juga berjanji untuk mengatur jadwal yang pas antar pertandingan. Hal ini agar para pemain di Grup L mendapatkan istirahat yang cukup," jelas Bambang Roedyanto. ben/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.