Marinir TNI AL Terima Pembekalan Ancaman Biologis dan Nuklir di Hawaii

Kamis, 18 Jul 2024, 00:42 WIB

Jakarta - Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut menerima pembekalan menghadapi ancaman biologis, radiologi, dan nuklir (CBRN) dari Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) dalam Latihan Bersama Rim of Pacific (Latma Rimpac) 2024 di Hawaii, AS, Rabu.

Dalam pelatihan itu, sejumlah prajurit Marinir TNI AL menerima pembekalan mengenai ancaman CBRN (chemical, biological, radiological, and nuclear), serta cara-cara memakai alat pelindung diri, pengenalan alat-alat deteksi, prosedur penanganan bahaya CBRN terutama jika terkontaminasi, prosedur memetakan lokasi yang terkontaminasi, dan prosedur melapor ke atasan saat menghadapi bahaya tersebut.

Komandan Unsur Marinir Satuan Tugas (Satgas) Latma Rimpac 2024 Mayor Marinir Lukman Susanto dalam siaran resmi Korps Marinir TNI AL yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, menjelaskan latihan itu bertujuan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi bahaya CBRN.

"Saat ini, strategi perlindungan kesehatan bagi personel militer sudah berkembang di mana selain menyelamatkan nyawa, juga aktif dalam menjaga kesehatan serta profesionalisme para personel pertahanan dari bahaya CBRN," kata Komandan Unit Marinir Satgas Latma Rimpac 2024.

Dalam sesi itu, prajurit Marinir dari Brazil dan Ekuador juga mengikuti sesi pembekalan bahaya CBRN di Pangkalan Marinir AS di Hawaii.

Dalam rangkaian Latma Rimpac, prajurit Marinir TNI AL dan pasukan Marinir dari berbagai negara mengikuti sejumlah sesi latihan tempur dan pembekalan, di antaranya seperti latihan terintegrasi dan pertempuran kota (MOUT).

Latma Rimpac merupakan latihan yang rutin digelar tiap 2 tahun sekali oleh Komando Indo-Pasifik Angkatan Laut AS. Latihan itu sejauh ini masih menjadi latihan militer terbesar di dunia yang digelar oleh Angkatan Bersenjata AS.

Latma Rimpac 2024 diikuti total 29 negara, yaitu AS sebagai tuan rumah, Indonesia, Australia, Belgia, Brazil, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Kolombia, Denmark, Ekuador, dan Prancis.

Berikutnya Jerman, India, Italia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Peru, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Sri Langka, Thailand, Tonga, Inggris, dan Israel.

Latihan itu melibatkan 40 kapal perang permukaan, tiga kapal selam, pasukan Marinir dari 14 negara, 150 pesawat, dan total 25.000 lebih prajurit dari angkatan laut berbagai negara.

TNI AL mengirim 43 prajurit Marinir, tujuh prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska), satu kapal perang KRI Raden Eddy Martadinata (REM)-331 beserta 183 prajurit pengawak kapal dan lima staf latihan untuk mengikuti Latma Rimpac 2024 pada tanggal 27 Juni 2024 sampai dengan 2 Agustus 2024.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.