BPBD Cianjur Kerahkan 50 Petugas Antisipasi Bencana Alam

Rabu, 17 Jul 2024, 16:44 WIB

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menempatkan sekitar 50 petugas dibantu relawan tangguh bencana di sejumlah objek wisata dan wilayah rawan bencana untuk antisipasi serta penanganan cepat ketika terjadi musibah.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya di Cianjur,Rabu, mengatakan selama beberapa hari terakhir curah hujan masih tinggi sehingga rawan bencana alam di sebagian besar wilayah setempat sehingga puluhan petugas diturunkan untuk pemetaan, pengawasan, dan pelaporan.

"Mereka juga bertugas memberikan imbauan bagi pengguna jalan, wisatawan dan warga untuk ekstra hati-hati dan waspada saat melintas di jalur rawan bencana bencana, terutama longsor, di sepanjang jalur utama wilayah selatan," katanya.

Meski daerah setempat memasuki musim kemarau, katanya, di sejumlah wilayah curah hujan masih tinggi sehingga dapat memicu bencana alam, terutama longsor, yang dapat menutup ruas jalan penghubung antarkecamatan di wilayah selatan.

Penempatan sejumlah petugas dan relawan di titik rawan bencana, termasuk pantai selatan, ujar dia, sebagai upaya antisipasi jatuh korban jiwa saat terjadi bencana.

Mereka juga melakukan imbauan kepada wisatawan dengan tujuan obyek wisata air, seperti air terjun dan pantai, agar tidak mendekati sumber air.

"Kami siapkan berbagai upaya guna mencegah terjadinya korban jiwa saat terjadi bencana, petugas dan relawan akan melakukan penanganan cepat, termasuk melakukan evakuasi warga ketika bencana alam meluas," katanya.

Memasuki musim kemarau, pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana kebakaran, terutama kebakaran lahan, dengan menggencarkan sosialisasi terkait dengan larangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan.

Pihaknya berkoordinasi dengan Kantor Damkar Cianjur menyiagakan mobil pemadam kebakaran di sejumlah titik, guna melakukan penanganan cepat ketika terjadi kebakaran, mulai dari wilayah utara hingga selatan Cianjur.

"Kami juga meminta warga rutin melakukan pemeriksaan jaringan kabel listrik di bagian atas rumah dan sambungan listrik guna mencegah terjadinya kebakaran akibat aliran pendek listrik," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.