Korut Kecam NATO dan AS

Senin, 15 Jul 2024, 02:28 WIB

SEOUL - Korea Utara (Korut) pada Sabtu (1/7) mengatakan bahwa mereka sangat mengecam deklarasi NATO yang menuduh Pyongyang membantu perang Russia melawan Ukraina dan upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperluas aliansinya dengan blok tersebut dan negara-negara Asia.

Para pemimpin NATO pada 10 Juli lalu menuduh Korut dan Iran memicu perang Russia di Ukraina dengan memberikan dukungan militer langsung ke Moskwa. KTT tersebut juga menekankan janji keanggotaan Kyiv dan mengambil sikap yang lebih kuat atas dukungan Tiongkok terhadap Moskwa.

Ket. Foto: Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol — Sumber: AFP

"Deklarasi KTT Washington DC, yang dibuat dan diumumkan pada tanggal 10 Juli, membuktikan bahwa AS dan NATO menimbulkan ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan global," tulis kantor berita KCNA mengutip pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut.

Dikatakan bahwa langkah AS untuk memperluas blok militer dengan negara-negara NATO dan mitra Asia, termasuk Korea Selatan (Korsel) dan Jepang, adalah akar penyebab ancaman serius terhadap perdamaian regional, sangat memperburuk lingkungan keamanan internasional dan memicu perlombaan senjata di seluruh dunia.

Di sela-sela KTT tersebut, Korsel dan AS menandatangani pedoman mengenai pembentukan sistem pencegahan yang diperluas dan terintegrasi di semenanjung Korea untuk melawan ancaman nuklir dan militer dari Korut.

Kementerian Pertahanan Korut mengkritik pedoman tersebut sebagai provokasi sembrono yang membuat Pyongyang meningkatkan kemampuan pencegahan nuklirnya. "Tidak dapat dipahami bagi siapapun untuk membayangkan akibat yang harus dibayar jika peringatan ini diabaikan," kata kementerian tersebut.

Repatriasi Pembelot

Sementara itu Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol, menegaskan bahwa pihaknya akan berjuang mencegah warga Korut yang melarikan diri ke luar negeri, direpatriasi secara paksa melawan kehendak mereka.

Dalam sambutannya di hadapan sekitar 200 pembelot dan anggota keluarganya pada peringatan Hari Pembelot Korea Utara kali pertama di Seoul, Minggu (14/7), Yoon mengatakan bahwa semua langkah diplomatik akan diupayakan untuk mencapai hal tersebut.

"Perjuangan mereka dalam meraih kebebasan menjadi pengingat bagaimana kebebasan dapat mengubah nasib seseorang," ucap presiden Korsel. "Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk memastikan semua pembelot dari Korut diterima oleh Korsel," kata Yoon.

Untuk itu, Yoon mengatakan bahwa pihaknya akan menaikkan secara signifikan subsidi relokasi bagi para pembelot, yang jumlahnya masih belum naik sejak 2005. ST/Ant/Anadolu/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.