Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi Tewaskan 6 Orang, Diduga Sopir Mengantuk
Sabtu, 13 Jul 2024, 13:43 WIBBOYOLALI - Sebanyak enam orang meninggal dunia pada kecelakaan di Tol Solo-Ngawi tepatnya di KM 498+800 jalur B atau dari arah Surabaya menuju Jakarta.
Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7) mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 03.15 WIB.
"Iya, kecelakaan di jalan tol wilayah Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali," katanya.
Petrus menduga kecelakaan yang terjadi tol Solo-Ngawi, tepatnya di Km 498+800 jalur B atau dari arah Surabaya menuju Jakarta, karena sopir mengantuk.
"Sementara ini kami menduga ada beberapa hal, yang pertama waktu kejadian saat sedang normal-normalnya manusia dalam keadaan tertidur. Kami menduga sopir mengantuk," katanya.
Terkait hal itu, pihaknya mengimbau agar pengemudi lebih berhati-hati dalam berkendara.
"Utamakan keselamatan, jangan sampai tertidur. Sedetik saja bisa menghilangkan nyawa diri sendiri atau orang lain," katanya.
Dugaan lain adalah terjadinya over kapasitas. Ia mengatakan jika kendaraan kelebihan kapasitas akan mengakibatkan kurang berfungsinya daya kerja rem.
"Akan kami kembangkan pada saat penyidikan dan penyelidikan dengan mengundang beberapa ahli," katanya.
Oleh karena itu, ia mengimbau agar kondisi kendaraan dan pengemudi harus dalam keadaan prima.
"Perhatikan atau cek kendaraan atau pengemudi. Kalau capek istirahat, jangan memaksakan kalau mengantuk," katanya.
Kecelakaan tersebut melibatkan armada wisata yang membawa wisatawan dari Surabaya ke Yogyakarta.
Sebagian korban dibawa ke Rumah Sakit UNS, dan sebagian lagi dibawa ke RS Angkatan Udara dan RSUD Pandan Arang Boyolali.
Petrus mengatakan, peristiwa kecelakaan terjadi saat mobil minibus Isuzu dengan nomor polisi AG 7710 V menabrak dari belakang sebuah truk tronton bernomor polisi H 8593 NG yang bermuatan bata ringan.
Mobil Isuzu elf tersebut membawa rombongan dari Surabaya dengan tujuan Yogyakarta.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Awal Mudah Draper di Dubai Open
-
Polisi Tangerang Perkuat Patroli Siber Cegah Provokasi Tawuran
-
PT KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Angkutan Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
-
Parah! Banjir Karawang Rendam Ribuan Hektare Sawah
-
Alcaraz dan Sabalenka Bidik Babak Keempat Australia Open
-
Dianggap Lemah, Komandan Latihan NATO di Arktik Minta Pasukan AS Tidak Diserang Secara Agresif
-
OJK Tegaskan Bankir Butuh Kepastian Hukum untuk Tangani Kredit Macet
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.