Gubernur Kalsel Sebut Evaluasi Geopark Meratus Menuju Global Geopark Oleh Perwakilan UNESCO
Sabtu, 13 Jul 2024, 00:26 WIBBanjarmasin - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan kegiatan evaluasi Geopark Meratus untuk menjadi Global Geopark yang dilaksanakan perwakilan UNESCO di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat.
Gubernur Sahbirin menyampaikan bahwa evaluasi menuju UNESCO Global Geopark yang sedang dijalani Geopark Meratus Nasional yang ditetapkan pada 2018 merupakan tahapan penting yang harus dilewati.
Proses ini bukan hanya formalitas, tetapi sebagai kesempatan bagi provinsi ini untuk menunjukkan kepada dunia.
"Kita tunjukkan kepada dunia bahwa daerah kita ini memiliki warisan alam dan budaya yang layak diakui secara global," ucap gubernur yang lebih akrab disapa Paman Birin tersebut.
Menurut dia, Geopark Pengunungan Meratus adalah geopark pertama di Kalimantan, dan apabila berhasil masuk ke UNESCO Global Geopark, maka Meratus akan menjadi yang pertama di Kalimantan yang diakui UNESCO.
"Pencapaian ini tentu akan menjadi kebanggaan bukan hanya bagi Kalsel, tetapi juga bagi Indonesia. Pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark membawa manfaat yang sangat besar, terutama dalam hal konservasi alam dan budaya," ucapnya.
Nantinya, kata Sahbirin Noor, pengakuan Internasional ini juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat lokal dan global tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara alam dan manusia.
Selain manfaat konservasi, status UNESCO Global Geopark juga membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi berkelanjutan di provinsi ini.
"Dengan pengakuan ini, kita dapat meningkatkan sektor pariwisata berbasis alam dan budaya, yang akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat lokal," ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan semua harus selalu ingat bahwa pengembangan ekonomi ini harus sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.
"Kita bertekad untuk mengelola Geopark Meratus dengan pendekatan yang seimbang antara konservasi dan pemanfaatan, sehingga generasi mendatang juga dapat menikmati keindahan dan manfaat dari warisan alam ini," ujarnya.
Sementara itu, untuk evaluasi Meratus Aspiring UNESCO Global Geopark dihadiri evaluator dari UNESCO Global Geopark Hiroko Tirogoe asal Jepang dan Tran Tan Van yang juga merupakan evaluator UNESCO Global Geopark asal Vietnam.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Panglima TNI Kunjungi ITS Giuseppe Garibaldi di Jakarta
-
Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei Tewaskan 3 Pekerja, Kemenperin Soroti Lemahnya K3
-
Sosok Kolonel Priyo Handoyo, Dandim Kota Semarang yang Pimpin Upacara HUT RI ke-81
-
Manfaatkan Sampah Jadi Gas Metana, Inovasi Pengolahan Limbah Dikembangkan di Makassar
-
Pasca-nikah, Taylor Swift Sukses Pecahkan Dua Rekor Spotify Tahun 2026
-
Gaji ASN Masuk BPD, Ekonomi Daerah Didorong Makin Bergairah
-
Kolaborasi LG dan Marriott Dorong Transformasi Digital Industri Perhotelan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.