- Home
-
- Megapolitan
-
- Heru Sebut Proyek Galian d...
Heru Sebut Proyek Galian di Jakarta Bagian dari Hadapi Krisis Air
Jumat, 12 Jul 2024, 15:43 WIBJAKARTA -- Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut proyek galian yang ada di sejumlah wilayah Jakarta merupakan bagian dari upaya menghadapi krisis air bersih yang menjadi tugas dan tanggung jawab PAM Jaya.
"Galian itu kegiatan PAM Jaya, kalau kita tidak lakukan sejak sekarang, krisis air bersih akan menghadang kita," kata Heru di Jakarta Selatan, Jumat.
Dia menegaskan adanya tujuan keterjangkauan air bersih itu tentunya berimbas terhadap risiko di lapangan seperti kemacetan.
Terlebih, lanjut Heru, target galian saluran air tersebut harus selesai pada 2030-2035.
Pihaknya mewakili Pemerintah Provinsi DKI meminta maaf dan berupaya menekan kemacetan itu dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas di berbagai titik lokasi galian.
"Kami atas nama Pemprov DKI minta maaf ada gangguan lalu lintas. Tetapi kalau ini tidak kita lakukan dari sekarang, kapan lagi. Tahun 2030-2035 itu tidak lama lagi ya," ujarnya.
Selain untuk persiapan menghadapi krisis air bersih, tujuan galian ini diharapkan bisa mengurangi penurunan muka tanah yang terjadi setiap tahun.
Pemerintah Provinsi DKI menyatakan proyek galian dilakukan secara bertahap sehingga meminta masyarakat untuk bisa mendukung upaya tersebut.
"Seperti di Kali Malang sekitar Jatiwaringin begitu digali tidak sampai seminggu sudah tutup dan seterusnya, memang bertahap dan masih berjalan," ujarnya.
Jalan di kawasan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan menjadi macet imbas proyek galian dan revitalisasi trotoar.
Pembangunan sistem saluran penghubung (Phb) Patra itu dilakukan di Jalan Denpasar dan Jalan Taman Patra, Setiabudi yang dilakukan pada 29 April-25 Oktober 2024.
Tujuan proyek saluran untuk mengurangi genangan di Jalan Gatot Subroto depan Dinas Pendidikan, Jalan Denpasar Raya dan depan Kementerian Ketenagakerjaan segmen Jalan Taman Patra.
Kemudian, penataan trotoar yang ditata ini melintang dari Simpang Gatot Subroto hingga Jalan Setia Budi Utara Raya dengan panjang kurang lebih 3.090 meter dan selebar 2,5-5 meter.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Perum Bulog Batam Percepat Penyaluran Bantuan Pangan bagi 79 Ribu Penerima
-
Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026
-
Pemkot Padang Luncurkan Program Dokter Warga untuk Bantu Masyarakat Prasejahtera.
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
BMKG Imbau Warga Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sulawesi Tenggara
-
BPBD Tangerang Antisipasi Dampak Paparan Asap Kebakaran Pabrik Sandal
-
Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus 2026 Digelar, 34 Ribu Bungkus Nasi Dibagikan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.