Kabar Gembira, Alokasi Pupuk Subsidi 2024 untuk Petani di Kota Serang Meningkat
Rabu, 10 Jul 2024, 04:40 WIBSerang - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Serang, Banten, mencatat alokasi pupuk bersubsidi tahun ini untuk petani meningkat dari tahun sebelumnya.
Pengawas Mutu Hasil Pertanian DKPPPSerang Mirah, di Serang, Selasa, mengatakan alokasi pupuk bersubsidi di Kota Serang pada tahun 2024 mencapai 2.713 ton untuk jenis Urea, 1.148 ton untuk jenis NPK Phonska, dan 941 ton pupuk organik.
"Angka ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan alokasi tahun 2023. Pada tahun 2023 alokasi Urea hanya sebanyak 1.586 ton dan NPK sebanyak 1.146 ton," katanya lagi.
Mira menjelaskan pupuk bersubsidi tersebut dialokasikan untuk 9.914 petani yang tergabung di 300 lebih kelompok tani yang mempunyai lahan pertanian di Kota Serang. Hal itu berdasarkan pendataan yang diajukan oleh para petani.
"Di luar 9.000 petani tidak bisa mendapatkan pupuk subsidi. Kriterianya penerima pupuk subsidi itu memiliki lahan di bawah 2 hektare. Kalau di atas 2 hektare itu sudah dianggap mampu," katanya pula.
Satu orang petani di Kota Serang hanya mendapatkan 182 kg Urea dan 216 kg NPK. Pembeliannya sendiri, para petani harus membeli pupuk subsidi di kios yang berada di wilayahnya masing-masing.
"Di kios yang sudah ditunjuk. Misalkan saya tercatat di Kecamatan Serang, tidak bisa beli di Cipocok jadi harus sesuai sama lokasi pada saat kita mendaftar," ujarnya pula.
Harga pupuk Urea subsidi yaitu Rp2.250 per kg dan NPK Rp2.300 per kg. Kios-kios tidak diperkenankan menjual pupuk subsidi melebihi harga yang telah ditentukan.
"Jenis lahan pertanian di Kota Serang sendiri lebih didominasi lahan persawahan. Sedangkan hortikultura masih sedikit. Luas lahan baku sawah ada sekitar 8.475 hektare," katanya lagi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jambu Kristal Warnai Jalur Mudik Pansela Menuju Yogyakarta
-
Dukung Pembudi Daya Tradisional, KKP - Komisi IV Pastikan Akses Pupuk Subsidi
-
George Papadopoulos: AS Tak Ada Kepentingan Berkonflik dengan Iran Lebih dari Tiga Bulan
-
Rupiah Nyaris Rp17.000, Dampak Perang Asia Barat Makin Ngeri, Dompet Rakyat Terancam?
-
Cerita Audy Item Berjuang Melawan Obesitas
-
Hadapi Ancaman El Nino, Mentan Santai: Indonesia Sudah Punya Pengalaman
-
Program Gentingisasi Dorong Daya Saing Industri Keramik dan Material Bangunan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.