BPBD Tolitoli Tingkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia Hadapi Bencana

Rabu, 10 Jul 2024, 00:08 WIB

Tolitoli - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi bencana alam di wilayah itu.

Adapun peningkatan kapasitas SDM itu diikuti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tolitoli, para camat dan kades, Polres Tolitoli, dan Kodim 1305/Buol Tolitoli.

Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, memberikan pelatihan peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam di wilayah itu. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Tolitoli

"Pelatihan ini tentunya agar sumber daya manusia kita di Tolitoli saat terjadi bencana alam seperti banjir dapat sigap dan mengetahui langkah-langkah penanganannya," kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Kabupaten Tolitoli Mohamad Dzikron, di Tolitoli, Selasa.

Ia mengemukakan salah satu upaya itu adalah dengan manajemen logistik yang baik saat terjadi bencana alam.

"Tentunya kita harus memastikan bantuan dan dukungan logistik saat terjadi bencana alam disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran," ucapnya.

Menurut dia, pemerintah daerah danstakeholderterkait lainnya harus mampu memahami konsep, jenis, dan karakteristik bencana alam yang terjadi di Kabupaten Tolitoli.

"Harapannyastakeholderterkait dapat memahami prinsip-prinsip dan sistem penanggulangan bencana serta dapat mengetahui tata cara kerja sama multipihak dalam penanggulangan bencana," tuturnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat mitigasi risiko bencana di Tolitoli dengan melibatkan masyarakat setempat.

"Upaya mitigasi risiko bencana senantiasa diperkuat oleh pemerintah daerah. Manajemen risiko sangat penting agar mengetahui faktor-faktor yang dapat mengurangi akibat negatif dari suatu bencana," ujarnya.

Ia menegaskan perlumemperkuat beberapa bidang dalam manajemen risiko yaitu kesiapsiagaan potensi bencana, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, serta pencegahan dan mitigasi.

"Mitigasi sebelum terjadinya bencana alam sangat penting untuk meminimalisasi terjadinya korban dan kerusakan di sekitar lokasi bencana," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.