Dollar dalam Posisi Defensif Setelah Data Lemah, Yen Melemah dalam Pengawasan

Kamis, 04 Jul 2024, 12:13 WIB

TOKYO - Nilai tukar dollar melemah pada hari Kamis (4/7) setelah data ekonomi AS terus menunjukkan perlambatan pertumbuhan, menawarkan dukungan terbatas terhadap yen, yang tetap tertahan di dekat level terendah dalam 38 tahun yang membuat pasar waspada terhadap intervensi pemerintah.

Euro dan sterling sama-sama terkonsolidasi dari level tertinggi tiga minggu terhadap greenback, saat para pemilih mendatangi tempat pemungutan suara di Inggris pada hari itu dan para investor menunggu putaran kedua pemungutan suara di Prancis pada hari Minggu.

Ket. Foto: Uang kertas dollar AS dan yen Jepang. — Sumber: ANTARA/Shutterstock

Indeks dollar, yang mengukur nilai tukar dollar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, ditutup datar pada 105,32 setelah sempat melemah ke level terendah sejak 13 Juni di 105,04 pada hari Rabu (3/7).

Data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan pada hari Rabu (3/7), termasuk laporan layanan yang lemah dan laporan ketenagakerjaan ADP, menggambarkan ekonomi yang melambat, menyusul peningkatan aplikasi awal untuk tunjangan pengangguran minggu lalu.

"Perlahan tapi pasti, apa yang mulai kita lihat adalah sedikit perubahan dalam aliran data ekonomi AS," kata Rodrigo Catril, ahli strategi mata uang senior di National Australia Bank (NAB).

Risalah pertemuan Fed pada bulan Juni mengakui ekonomi AS tampak melambat dan "tekanan harga berkurang."

Rangkaian data ekonomi yang lemah membuat pasar memperkirakan sekitar 68 persen kemungkinan penurunan suku bunga AS pada bulan September dibandingkan 56 persen seminggu yang lalu, menurut alat CME FedWatch.

Penurunan dollar membantu yen yang terpukul naik 0,12 persen terhadap greenback menjadi 161,53.

Para pedagang juga tampaknya menyesuaikan posisi menjelang laporan data penggajian nonpertanian AS yang diawasi ketat pada hari Jumat, kata Marita Ueda, manajer umum departemen riset pasar di SBI Liquidity Market.

"Karena indikator ketenagakerjaan (AS) hari Rabu memburuk, saya pikir para pedagang menjadi sedikit khawatir bahwa data pekerjaan besok juga akan lebih lemah dari yang diharapkan."

Penggajian nonpertanian diperkirakan menunjukkan peningkatan sebanyak 190.000 pekerjaan pada bulan Juni setelah kenaikan sebanyak 272.000 pada bulan Mei, menurut jajak pendapat ekonom Reuters.

Namun mata uang Jepang masih tertahan tidak jauh dari level terendah 161,96 per dollar yang dicapai pada sesi sebelumnya, level terendah sejak Desember 1986, dengan fundamental yang merugikan yen.

Para pedagang bersiap menghadapi kemungkinan intervensi mata uang pemerintah Jepang karena pasar AS libur karena hari libur "July Fourth". Dua putaran pembelian yen sebelumnya oleh Tokyo terjadi selama masa tidak likuid pada hari perdagangan global atau perdagangan yang menipis karena hari libur.

Rintangan untuk melakukan intervensi mungkin lebih tinggi pada tahap ini, kata Ueda dari SBI Liquidity Market.

"Kementerian Keuangan mengatakan pemicu intervensi bukanlah levelnya, tetapi jika ada pergerakan yang berlebihan. Sulit untuk turun tangan karena pergerakan saat ini tidak termasuk dalam kategori itu."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.