Menanti Rilis Risalah FOMC
Selasa, 02 Jul 2024, 08:34 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS bergerak fluktuatif, hari ini (2/7). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sikap investor menanti petunjuk baru bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed terkait kebijakan suku bunga acuan.
Analis Senior Bank Mandiri Reny Eka Putri melihat investor menunggu rilis hasil rapat dewan kebijakan the Fed atau FOMC dan data sektor tenaga kerja AS pekan ini. Ekspektasi pasar menunjukkan data nonfarm payrolls diprediksi sebesar 180 ribu, menurun dari sebelumnya yang sebesar 272 ribu dan tingkat pengangguran AS diprediksi tetap sebesar 4 persen pada Mei 2024.
Reny memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (2/7), bergerak di kisaran 16.295-16.368 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Senin (1/7) sore, ditutup menguat 54 poin atau 0,33 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.321 rupiah per dollar AS. Pergerakan itu dipengaruhi penurunan inflasi di Indonesia.
"Rupiah masih akan stabil, cenderung menguat," kata Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, awal pekan ini.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia mengalami deflasi 0,08 persen pada Juni 2024 jika dibanding dengan IHK bulan sebelumnya (month-to-month/ mtm).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Kampanye Hidup Sehat bagi Masyarakat di Ambon
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
Ragunan Dipadati Wisatawan Berbagai Daerah Saat Libur Panjang
-
YKI Ingatkan Bahaya Vape pada Remaja, Banyak Orang Tua Tak Sadar Anak Terpapar Nikotin
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
Libur Sekolah 2026: Eminence Global Rilis Paket Edukatif Seru di Puncak dan Lembang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.