Pemerintah Harus Pertimbangkan Beri Insentif Untuk Rumah Ramah Lingkungan

Senin, 01 Jul 2024, 21:02 WIB

JAKARTA- Di tengah gencarnya kampanye untuk menyelamatkan Planet Bumi dari perubahan cuaca atau climate change akibat pemanasan global, berbagai kalangan pun berupaya berkontribusi pada gerakan go green untuk bumi yang lebih hijau.

Head of Non Branch Channel CIMB Niaga Heintje Mogi dalam media gathering bersama CIMB Niaga bertajuk "Tren Properti dan Green Mortgage 2024" di Jakarta, Senin (1/7) mengatakan selain kampanye dari berbagai stake holders, hal yang tidak kalah penting adalah law enforcement atau penegakan hukum yang melibatkan Pemerintah dari masing-masing negara.

Ket. Foto: Media Gathering CIMB Niaga bertajuk “Tren Properti dan Green Mortgage 2024” di Jakarta, Senin (1/7) — Sumber: Istimewa

Law enforcement tersebut bukan hanya dalam bentuk punishment atau hukuman dan denda bagi pihak yang terbukti ikut berkontribusi pada meningkatnya karbon, tetapi juga memberi insentif bagi pelaku yang dalam kegiatannya ikut berkontribusi pada reduksi karbon, seperti industri kendaraan bermotor yang memproduksi motor dan mobil listrik.

Baik produsen maupun konsumen jelasnya memperoleh insentif dari Pemerintah melalui regulasi seperti dikecualikan dari aturan ganjil genap (Gage), pajak kendaraan yang sangat murah dan lebih efisien dari sisi biaya bahan bakar.

"Kalau Pemerintah bisa memberi insentif kepada mobil listrik, kenapa tidak diberi juga ke konsumen untuk pembelian rumah yang ramah lingkungan," kata Heintje.

Insentif ke konsumen itu katanya bisa berupa pengurangan BPHTB, pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan berbagai kemudahan lainnya, sehingga masyarakat akan berlomba-lomba berburu properti yang sudah memiliki sertifikasi hijau.

Head of Secured Lending Business & Consumer Credit Underwriting CIMB Niaga, Djojo Boentoro dalam kesempatan yang sama mengatakan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan nasabah akan properti ramah lingkungan, di tengah tren gaya hidup ramah lingkungan, maka PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus menghadirkan produk dan program pembiayaan hijau, salah satunya melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Hijau atau Green Mortgage.

Inisiatif itu sejalan dengan komitmen CIMB Niaga sebagai bank yang aktif mengimplementasikan sustainability (keberlanjutan) di Indonesia.

Green Mortgage merupakan fasilitas pembiayaan untuk pembelian properti dari pengembang (developer) yang telah memenuhi standar prinsip keberlanjutan atau sertifikasi bangunan hijau dari lembaga yang diakui. Di antaranya menggunakan bahan bangunan ramah lingkungan, memiliki pengelolaan air yang baik, dan efisiensi energi melalui pemanfaatan solar panel.

Selain fasilitas Green Mortgage, nasabah CIMB Niaga juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam gerakan penanaman satu pohon untuk keberlanjutan bumi melalui KPR One House One Tree. Program ini bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) dalam bentuk pelestarian tanaman bambu, kopi, dan cengkeh di NTT.

"Green Mortgage dan KPR One House One Tree kami hadirkan bukan semata-mata untuk mengejar profit, namun sebagai wujud dukungan nyata untuk tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pelestarian lingkungan," kata Boentoro.

Dengan memilih pembiayaan rumah ramah lingkungan, nasabah telah berkontribusi mengurangi emisi karbon sehingga dapat menciptakan bumi yang lebih lestari atau The Cooler Earth.

Komitmen perseroan jelas Boentoro terlihat dari penyaluran pembiayaan hijau yang kontribusinya saat ini sudah mencapai 26 persen dari total kredit sebesar 43 triliun rupiah. Dia pun berharap, portofolio hijau tersebut bisa meningkat menjadi 28 persen dari total kredit pada akhir tahun 2024.

Khusus KPR hijau, pada kuartal I-2024 telah tersalur sebesar 287 miliar rupiah atau tumbuh 58,9 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan tinggi tersebut karena perseroan baru beberapa tahun fokus pada KPR hijau, sehingga, untuk tahun ini diperkirakan pertumbuhannya tidak bisa setinggi itu, namun di kisaran 20 persen, karena sangat bergantung juga pada ketersediaan unit rumah dari pengembang dan permintaan dari konsumer.

CIMB Niaga optimistis, minat masyarakat terhadap KPR Hijau akan terus meningkat. Sebab itu, bank terus meningkatkan kerja sama dengan developer penyedia green house/building, sehingga nasabah memiliki lebih banyak pilihan hunian yang ramah lingkungan.

Bank juga akan menghadirkan berbagai program spesial, baik dari sisi pricing maupun benefit lain yang relevan dengan preferensi nasabah #YangUtama.

Banyak Keuntungan

Associate Director of Planning & Design Ciputra Residence Taufiq Hidayat dalam kesempatan itu mengatakan Green Mortgage memiliki banyak keuntungan bagi konsumen dan nasabah. Selain menghemat energi, rumah yang ramah lingkungan juga dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya karena dibuat dari bahan-bahan bangunan yang lebih sehat dan aman serta memiliki sirkulasi udara yang lebih baik.

"Memiliki rumah yang ramah lingkungan juga memberikan kepuasan tersendiri karena telah turut berkontribusi positif terhadap inisiatif keberlanjutan lingkungan, mengurangi jejak karbon, dan mendukung pembangunan yang lebih hijau," kata Taufiq.

Pihaknya pun memastikan perumahan yang tersertifikasi itu mendapat pengakuan dari "Green Building Certification" sebuah lembaga yang eligible dan diakui secara internasional.

Adapun rumah yang memiliki sertifikat Green itu, biayanya hanya mendapat tambahan sekitar satunjuta rupiah per unit. Namun demikian, meskipun ada tambahan biaya sertifikasi dan sedikit biaya material, namun konsumen yang sudah menghuni rumah hijau tersebut merasa sangat puas, karena sangat efisien dalam pembayaran tagihan listrik dan air.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

Berita Terbaru

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

Daftar Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Sementara Pascagempa NTT

Hotel Ciputra Jakarta Gelar Wedding Open House 2026, Gandeng 30+ Vendor

Pemkot Bandung Dorong Ruang Terbuka Hijau Berkualitas dan Jaga Mata Air

Chris John Rambah Dunia Animasi di Film Dragon's Dojo, Perankan Karakter Nama Sendiri

Polisi Tangkap Mahasiswa Bugil yang Mabuk dan Aniaya Pengendara di Lenteng Agung

Wali Kota Bandung Pamerkan Kekuatan Musik Melalui Konser Merah Putih 2026 Swara Merdeka

AS Monaco Resmi Putus Kontrak Paul Pogba Usai Didera Cedera Panjang

OpenAI Luncurkan ChatGPT for Teens, Dilengkapi Mode Belajar Khusus

Pemkab Kulon Progo Rencanakan Perluasan RSUD Nyi Ageng Serang

Pemkot Bandung Dukung BPJS Ketenagakerjaan Dorong Ahli Waris Mandiri Secara Ekonomi

Ekonomi Terpuruk Akibat Gempa, Kolombia Langsung Lobi AS Minta Penangguhan Tarif Dagang

Pemprov DKI dan PAM Jaya Kejar Target 100 Persen Air Bersih pada 2029

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.