Pemkab Natuna Beri Bantuan ke Korban Cuaca Ekstrem
Rabu, 26 Jun 2024, 00:04 WIBNatuna - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau memberikan bantuan kepada para korban cuaca ekstrem di daerah itu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna Boy Wijanarko di Natuna, Selasa mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan ke beberapa masyarakat atau korban yang sudah terdata.
"Bantuan sudah jalan, pas kejadian masyarakat juga sudah kita berikan," ucap dia.
Ia menjelaskan pihaknya tengah melakukan pendataan dan bantuan juga dalam proses penyaluran.
Salah satu bantuan yang sudah disalurkan yakni bantuan rehab rumah yang diberikan secara simbolis kepada Komandan Yon Komposit Gardapati Natuna pasalnya cuaca ekstrem juga telah menghancurkan atap rumah di Kompi A Yon Komposit Gardapati.
"Kita rehab supaya bisa digunakan lagi," ujar dia.
Ia berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak.
"Kita berikan bantuan sesuai dengan apa yang dibutuhkan, namun sebelum diberikan kita lakukan peninjauan lokasi," imbuh dia.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna Zulheppy mengatakan masyarakat yang terdampak cukup banyak dan pihaknya masih melakukan pendataan dan diperkirakan akan selesai pada Rabu (26/6).
"Kita lagi ngumpulkan data dari kecamatan, karena banyak masyarakat yang terdampak dari kejadian tersebut," ucap dia.
Menurut dia, setelah selesai pendataan tim akan mulai menyalurkan bantuan.
"Kita data dulu, setelah itu baru kita salurkan bantuan agar tepat sasaran," ujar dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tol Jambi-Rengat Rp17 Triliun Dikebut, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas Desember 2026
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Bansos Bakal Berubah Total! Luhut Ungkap Skema Transfer Tunai Mulai 2027
-
Label Batas Konsumsi Menu MBG Mulai Diterapkan SPPG Belitung
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Dana Desa Papua Tengah Anjlok Jadi Rp535 Miliar pada 2026, Gubernur Ungkap Penyebabnya
-
Lembaga Think Tank Desak Pemerintah Inggris Tinggalkan PDB Sebagai Ukuran Utama Kesejahteraan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.