Tim SAR evakuasi jenazah pelajar terseret ombak Pantai Payangan

Selasa, 25 Jun 2024, 21:47 WIB

Jember, Jawa Timur -- Tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian mengevakuasi jenazah pelajar bernama Andika Pratama (15) yang terseret ombak pesisir laut selatan di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa.

"Korban terseret ombak Pantai Payangan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah empat hari dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan," kata Kapolsek Ambulu AKP Suhartanto saat dikonfirmasi per telepon di Jember.

Menurutnya, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan saat melaut, kemudian informasi tersebut disampaikan kepada Tim SAR Rimba Laut dan aparat kepolisian.

"Evakuasi jenazah korban tidak membutuhkan waktu lama, sehingga langsung dibawa ke daratan dan dibawa ke Puskesmas Ambulu dengan menggunakan mobil patroli Polsek Ambulu," tuturnya.

Pihak keluarga juga langsung mengecek ke Puskesmas Ambulu untuk memastikan bahwa korban yang ditemukan adalah Andika Pratama warga Desa Karangsemanding, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.

"Setelah dicek oleh keluarga dan memang benar korban adalah Andika, kemudian jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat," katanya.

Suhartanto mengimbau kepada para wisatawan yang menikmati liburan bersama keluarga atau teman di Pantai Payangan untuk tetap berhati-hati dan tidak nekat berenang di area yang berbahaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Biasanya para nelayan dan penduduk setempat sering memberikan imbauan kepada wisatawan agar tidak berenang dan mandi ke tengah perairan Payangan karena berbahaya, sehingga peringatan tersebut harusnya dipatuhi oleh pengunjung," ujarnya.

Sebelumnya Andika Pratama bersama empat teman dan ayahnya berwisata di Pantai Payangan pada Sabtu (22/6) dan korban bersama ketiga temannya mandi dan berenang di laut, padahal sudah diingatkan oleh nelayan setempat.

Korban bersama temannya tidak menghiraukan peringatan itu dan tetap nekat mandi di laut, kemudian ombak besar datang dan mereka terseret. Korban akhirnya terseret ombak, namun teman-temannya beruntung bisa menyelamatkan diri karena bisa berenang.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Baginda Pemuka Bangsa, Gelar Baru Jokowi dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Australia Perketat Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Denda Platform Naik hingga Rp1,1 Triliun

Kasus Kematian Dokter Icha, Polisi Periksa Saksi dan Siapkan Klarifikasi Tiga Oknum DPRD TTU

DPRD Jabar Minta Penindakan Rokok Ilegal Tak Hanya Razia, Produsen Harus Dihukum agar Timbulkan Efek Jera

Ribuan Orang dari Seluruh Dunia Berkumpul di Roma Rayakan Ulang Tahun ke-80 Skuter Ikonik Vespa

Gempa Bumi Venezuela: Korban Tewas Capai Lebih dari 1.400 Orang

KKP Bangun Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Sampang, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir

Kementan Percepat Cetak 2.000 Hektare Sawah di Papua Pegunungan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional

Kemenhub Pastikan Tarif Transportasi Umum Terintegrasi Rp10.000 di Jakarta Masih Berlaku, Ini Cara Menggunakannya

Salah Tetap Jadi Motor Serangan Mesir, Namun Kekuatan Kolektif Mulai Menonjol

Martín Rebut Pole Position MotoGP Belanda, Márquez Terpuruk di Posisi Ketujuh

Wali Kota Yogyakarta Ajak Mahasiswa Raih Financial Freedom Sebelum Usia 50 Tahun, Tekankan Pentingnya Soft Skill

Kanada vs Afrika Selatan: Pertemuan Dua Tim yang Mengukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Aljazair vs Austria: Perebutan Tiket Fase Gugur, Duel Sengit di Grup J Piala Dunia 2026

Argentina Bidik Rekor Sempurna, Yordania Berjuang Tutup Piala Dunia 2026 dengan Kebanggaan

AS Luncurkan Program Rudal Udara-ke-Udara Terjauh di Dunia untuk Hadapi Tiongkok

Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.