Perkuat UMKM, Wisata Rangga Wulung Keramat Cokel Lebak Tumbuhkan Ekonomi Perdesaan

Minggu, 23 Jun 2024, 06:05 WIB

Rangkasbitung - Destinasi wisata Rangga Wulung Keramat Cokel yang berlokasi di Curugbitung Kabupaten Lebak, Banten dapat menumbuhkan ekonomi warga perdesaan dengan menjual hasil produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Kami berharap pemerintah daerah terus mempromosikan destinasi wisata guna menarik wisatawan sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat perdesaan," kata Ketua Pengelola Wisata Rangga Wulung Keramat Cokel Madrita di hadapan puluhan pelaku ekonomi kreatif di Rangkasbitung, Lebak, Sabtu (22/6).

Ket. Foto: Ketua Pengelola Wisata Rangga Wulung Keramat Cokel Madrita (berdiri) di hadapan puluhan pelaku ekonomi kreatif di Rangkasbitung, Lebak. — Sumber: ANTARA/Mansur

Ia mengatakan pihaknya kini merasa bersyukur karena setiap akhir pekan bisa menggulirkan perputaran uang dari wisatawan mencapai Rp70 juta untuk omzet pendapatan pelaku UMKM.

Para pelaku UMKM menjual berbagai produk aneka makanan dan minuman serta kerajinan juga suvenir yang kebanyakan hasil kerajinan warga pedesaan di Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak.

Mereka pelaku UMKM itu menjual kepada wisatawan dengan harga standar dan tidak boleh mahal.

Sebab, jika harga mahal dengan melebihi standar dipastikan pengunjung merasa keberatan dan dipastikan tidak akan mengunjungi lagi kawasan wisata itu.

Oleh karena itu, semua UMKM yang menjual di kawasan wisata Rangga Wulung Keramat Cokel dengan harga standar.

Pada liburan sekolah usai Lebaran dan tahun baru kawasan wisata dipadati pengunjung dari berbagai daerah dan kebanyakan dari Bogor , Tangerang serta DKI Jakarta.

"Kami meyakini perputaran uang pada liburan sekolah dan usai Lebaran mencapai ratusan juta rupiah bagi pelaku UMKM," katanya menjelaskan.

Menurut dia, wisata Rangga Wulung Keramat Cokel di lahan adat seluas 14 hektare itu dibangun 2018 menyediakan wisata alam, seperti danau, pemancingan ikan, perkebunan, area camping ground, taman balon udara juga kolam renang untuk anak-anak.

Bahkan, destinasi wisata itu sempat gulung tikar akibat sepinya pengunjung wisatawan.

Namun,berkat keuletan pengelola wisata dan adanya bantuan dari Provinsi Banten kini kembali bangkit dan menumbuhkan ekonomi masyarakat pedesaan.

Selain itu juga pihaknya kini mengembangkan wisata edukasi pertanian dan wahana outbound untuk bisa dijadikan referensi belajar ilmu perhutanan, perikanan dan pertanian.

Mereka wisatawan dengan membayar tiket untuk dewasa Rp10.000 per orang dan anak -anak Rp5.000 per orang.

"Semua pelaku UMKM itu adalah warga pedesaan di Curugbitung untuk meningkatkan pendapatan ekonomi mereka," katanya menjelaskan.

Anggota DPRD Banten Neng Siti Juleha mengatakan para pelaku ekonomi agar bisa menciptakan destinasi wisata sehingga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat pedesaan.

Potensi wisata di Kabupaten Lebak luar biasa dengan kekayaan wisata alam di antaranya pesisir pantai, pegunungan, arung jeram, religi, budaya dan situ, termasuk Bendungan Karian.

Karena itu, pihaknya mendorong pelaku ekonomi kreatif bisa menciptakan destinasi wisata alam.

Sebab, dirinya pernah mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Bogor dengan mengembangkan potensi wisata pertanian mulai tandur tanam padi, membajak lahan menggunakan kerbau serta naik kerbau menjadi wisata favorit yang dipadati wisatawan.

"Kami berharap pelaku ekonomi bisa mengembangkan wisata pertanian sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Banten Luli Agustina menargetkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara di daerah itu pada 2024 sebanyak 1,5 juta dengan mengunjungi 248 destinasi wisata terdiri dari wisata alam, wisata buatan, wisata budaya Badui dan wisata religi.

"Kami yakin target kunjungan wisatawan 1,5 juta itu bisa tercapai dengan kolaborasi itu," kata Luli menegaskan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.