Kamis Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia
Kamis, 20 Jun 2024, 07:43 WIBJAKARTA - Kualitas udara Jakarta Kamis (20/6) menurut https://www.iqair.com/id/berada pada peringkat kedua sebagai kota dengan kualitas udara tidak sehat.
Berdasarkan pemantauan pada pukul 05.50 WIB, Indeks Kualitas Udara atau Air QualityIndex(AQI) berada pada angka 165 dengan konsentrasi partikel (PM) 2.5 berada di angka76 mikrongram per meter kubik (µg/m³).
Disebutkan kategori tidak sehatdapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif sertabisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kinshasa, Kongo-Kinshasa denganangka AQI 179, urutan ketiga Kampala, Uganda di angka 159, urutan keempat Dubai, Uni Emirat Arab di angka 139, urutan kelima Beijing, Cina di angka 122, urutan keenam Dhaka, Bangladesh di angka 107.
Lalu urutan ke tujuh Batam, Indonesia di angka 97, urutan ke delapan Karachi, Pakistan di angka 95, dan urutan ke sembilan Kuwait City, Kuwait di angka 90, urutan ke sepuluh Incheon, Korea Selatan di angka 90.
- Polusi Udara
- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)
- Pemprov DKI Jakarta
- Kualitas Udara Jakarta
- IQ Air
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Jakarta Jadi Kota dengan Udara Terburuk Kedua di Dunia, Data Real-time IQAir Catat AQI 161
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.