Rupiah Melemah 6,58 Persen Sepanjang 2024
Selasa, 18 Jun 2024, 09:57 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS cenderung melemah sepanjang tahun ini. Pelemahan rupiah sepanjang tahun ini hingga pertengahan Juni lalu dipengaruhi gejolak geopolitik dan spekulasi kebijakan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed.
Hingga 14 Juni lalu, kurs rupiah terhadap dollar AS melemah 1,01 poin atau 6,58 persen dari penutupan akhir tahun lalu, yakni 29 Desember 2023 sebesar 15.399 rupiah per dollar AS.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Jumat (14/6), ditutup melemah 142 poin atau 0,87 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.412 rupiah per dollar AS. Pelemahan disebabkan sentimen global terkait pemangkasan suku bunga AS.
"Rupiah masih akan tetap bergerak fluktuatif, hal ini disebabkan oleh sentimen global dan juga domestik," kata ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Dari sisi global, terlihat pasar masih menyambut baik hasil rapat Federal Open Market Commettee (FOMC) AS, di mana pasar masih memprediksi kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga AS sebanyak dua kali tahun ini.
Sementara dari dalam negeri, pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh tingginya permintaan dollar AS terkait pembayaran dividen, repatriasi, dan musim haji.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
WALHI Gorontalo Dampingi Warga Bonepantai yang Menolak Tambang PT CBM.
-
Sumaya Sumbang Perak Pertama bagi Kontingen Merah Putih
-
Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Capai 53 Persen, Targetkan Dampak Ekonomi Rp5 Triliun
-
BMKG: Di Pulau Sumatera Terdeteksi Lonjakan 5.983 Titik Panas
-
Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026
-
Glenn Victor Bagikan 3 Cara Manfaatkan ChatGPT agar Rutinitas Olahraga Lebih Konsisten
-
Asian Games 2026 Resmi Dibuka, Perhelatan Olahraga Asia Dimulai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.