China Geledah Kapal Filipina yang Masuki Perairan Sengketa

Selasa, 18 Jun 2024, 17:08 WIB

ISTANBUL - Petugas Penjaga Pantai China (CCG) pada Senin memblokir, menaiki, dan menggeledah kapal Filipina yang masuk ke perairan dekat Ren'ai, terumbu karang yang tenggelam di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan, lapor media pemerintah.

Kapal tersebut kemudian "diusir secara paksa" dari lokasi sengketa di mana kapal tersebut "berusaha mengirim material ke kapal perangnya yang berlabuh secara ilegal," kata CCG.

Sebelumnya pada Senin, CCG mengatakan kapal Filipina "menerobos" ke perairan dekat Ren'ai pada pukul 05.59 pagi waktu China (04.59 WIB). Tindakan tersebut menyebabkan tabrakan ringan, yang mana menjadi tanggung jawab Filipina," sebut CCG.

Ini pertama kalinya sejak CCG menerapkan aturan baru mengenai keterlibatan di laut luas yang disengketakan pada Sabtu dan menjadi eskalasi terbaru antara Beijing dengan Manila.

Berdasarkan pedoman baru, China dapat menahan mereka yang diduga melakukan pelanggaran hingga 60 hari.

CCG mengatakan kapal Filipina mengabaikan peringatan keras berulang kali dari pihak China dan secara sengaja dan membahayakan mendekati kapal-kapal China yang berlayar dengan normal di perairan Ren'ai Jiao yang berdekatan.

Kapal Filipina itu sedang menjalankan misi pasokan ke kapal perang era Perang Dunia II BRP Sierra Madre, yang berlabuh di perairan dangkal yang diklaim oleh Beijing dan Manila.

Sementara Beijing menuduh Manila "melanggar" Peraturan Internasional untuk Pencegahan Tabrakan di Laut, Manila menyebut klaim China "menipu dan menyesatkan."

Manila mengecam tindakan Beijing dan menuduh Angkatan Laut China, CCG, dan Milisi Maritim China "mengganggu" kapal pasokannya melalui "tindakan ilegal dan agresif."

"Kapal-kapal China melakukan manuver berbahaya, termasuk menabrak dan menarik," kata Satuan Tugas Nasional Filipina yang menangani masalah maritim di laut yang disengketakan tersebut.

Kedua negara bertetangga maritim ini memiliki klaim yang bertentangan atas Second Thomas Shoal yang juga dikenal sebagai Ayungin Shoal, Bai Co May dan Ren'ai Jiao, yaitu terumbu karang bawah air di Kepulauan Spratly di Laut China Selatan.

Kapal-kapal dari China dan Filipina juga telah bertabrakan beberapa kali dalam beberapa waktu terakhir, termasuk ketika Manila mengirimkan pasokan ke kapal perang berkarat era Perang Dunia II BRP Sierra Madre, yang Beijing ingin Filipina singkirkan.

AS dan sekutunya mendukung Manila atas klaimnya terhadap Beijing.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.