Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Mengolah Daging Sapi Agar Lembut dan Empuk

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 16:59 WIB | Oleh:
Tips Mengolah Daging Sapi Agar Lembut dan Empuk Doc: (ANTARA/Sizuka)
Ket. Selain metode memasak yang tepat, dalam memilih daging juga harus diperhatikan karakteristik dan perbedaan bagian potongan yang menentukan lembut tidaknya suatu daging.

JAKARTA - Koki selebritasDevina Hermawan memberikan tips untuk mengolah daging sapi agar lebih empuk dan lembut, terutama untuk bagian daging yang berserat kasar yang bisa menjadi inspirasi untuk mengolah daging saat perayaan Idul Adha.

"Kalau mengolah daging yang berserat kasar kita bisa marinasi dengan (teknik) velveting atau taburkan tepung dan putih telur, itu gaya Chinese style, kedua dipresto dalam waktu yang lama itu sebenarnya sesuatu yang kita sudah sering lakukan," kata Devina saat ditemui media dalam konferensi pers Kitchenette Kitchen Takeover di Jakarta, Jumat.

Koki alumni kompetisi memasak Master Chef Indonesia ini mengatakan, daging dengan potongan brisket atau sandung lamur bisa menjadi pilihan karena daging ini cenderung memiliki kandungan yang berimbang antara lemak dan serat daging sehingga menjadikan daging ini lebih lembut.

Ia juga mengatakan selain metode memasak yang tepat, dalam memilih daging juga harus diperhatikan karakteristik dan perbedaan bagian potongan yang menentukan lembut tidaknya suatu daging. Misalnya prime cut atau has dalam seperti tenderloin, sirloin atau rib eye adalah salah satu potongan daging yang lembut karena bukan bagian tubuh sapi aktif dan tidak memiliki otot yang keras. Sementara untuk bagian paha memang sedikit lebih keras karena ada otot dan bagian tersebut merupakan bagian aktif dari sapi.

Selain itu perhatikan juga daging tersebut apakah lokal atau impor untuk menentukan kelembutan daging sapi.

"Kalau prime cut bisa dimasak sebentar, contoh has dalam kita oseng masih bisa dimasak jadi empuk, kalau daging lokal misal sandung lamur dan lain-lain memang triknya harus dimasak lama atau dipotong sangat tipis," katanya.

Tips lainnya adalah jika memasak dengan presto, begitu daging dalam fase vakum diamkan selama 45 menit sampai satu jam. Gunakan teknik merendam daging di kecap asin Jepang atau metode chasu yang sudah diberi bumbu pelengkap agar rasa daging menjadi lebih balance dan bumbu meresap. Setelah seharian disimpan, daging bisa dimasak keesokan harinya dan akan menghasilkan daging yang ekstra empuk. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.