Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub Serukan Peningkatan Keselamatan Pelayaran di Wilayah Pesisir

📅 Kamis, 18 Des 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhub Serukan Peningkatan Keselamatan Pelayaran di Wilayah Pesisir Doc: Antara
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di sela-sela membuka Kampanye Hari Keselamatan bertema Peningkatan dan Pengawasan Budaya Keselamatan Pelayaran, di Manado, Rabu (17/12).

Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya memperkuat keselamatan pelayaran, meningkatkan literasi maritim, kesiapan armada, serta kolaborasi pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat pesisir Sulawesi Utara dan Gorontalo secara aman.

"Sekali saja terjadi kelalaian atau kelengahan, taruhannya adalah nyawa manusia, dan lebih jauh lagi adalah kepercayaan publik terhadap transportasi laut dan masa depan pariwisata kita,” kata Menhub saat membuka Kampanye Hari Keselamatan bertema Peningkatan dan Pengawasan Budaya Keselamatan Pelayaran, di Manado, sebagaimana keterangan di Jakarta, Rabu (17/12).

Dudy menekankan keselamatan pelayaran kepada masyarakat di wilayah pesisir, khususnya Sulawesi Utara dan Gorontalo. Sebab, wilayah tersebut memiliki aktivitas pelayaran yang tinggi meliputi kapal wisata dan kapal penumpang antarpulau.

Selain itu kapal pengangkut logistik, hingga kapal nelayan, yang setiap hari menjadi motor penggerak roda ekonomi daerah dan tumpuan sarana mobilitas masyarakat Sulut.

“Dengan geliat pelayaran yang tinggi itu, ada satu prinsip yang tidak bisa ditawar-tawar, yaitu keselamatan. Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.

Menhub menekankan, keselamatan harus menjadi keputusan pertama bukan pilihan terakhir. Terlebih, jelang masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pada periode tersebut, jumlah penumpang angkutan laut diperkirakan mencapai 2,62 juta orang, meningkat hampir 39 persen dibanding tahun sebelumnya.

Di saat bersamaan, lanjut Menhub, Indonesia juga sedang dihadapkan pada cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi, angin kencang, serta hujan dengan intensitas tinggi.

Karenanya, Menhub meminta seluruh operator dan nakhoda kapal disiplin memantau informasi cuaca dan peringatan dini BMKG, serta tidak memaksakan keberangkatan apabila kondisi dinilai tidak aman.

Ia juga menyampaikan, menunda keberangkatan jauh lebih bijak daripada mempertaruhkan keselamatan.

Menhub pun meminta jajaran Ditjen Perhubungan Laut memperketat pengawasan pelayaran demi keselamatan yang optimal.

Ia juga mengaku telah menginstruksikan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk meningkatkan pengawasan, memperketat pemeriksaan kelaiklautan kapal atau ramp check, serta memastikan tidak ada kapal yang berlayar tanpa memenuhi standar keselamatan.

"Baik dari sisi teknis, muatan, penumpang, maupun kendaraan,” tutur Dudy.

Ia berharap dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas nelayan, pelaku usaha, serta masyarakat, kampanye ini dapat menjadi momentum memperkuat kesadaran dan kedisiplinan keselamatan pelayaran secara berkelanjutan, demi laut yang aman dan masyarakat pesisir yang sejahtera.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud menambahkan, kegiatan itu diikuti 250 peserta yang berasal dari Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, asosiasi, pemangku kepentingan pelayaran, serta para perwakilan nelayan di wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.