Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Aspal Plastik Diresmikan di Bali, PUPR Harap Bisa Ditiru yang Lain

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalan Aspal Plastik Diresmikan di Bali, PUPR Harap Bisa Ditiru yang Lain Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Peresmian showcase nasional jalan aspal plastik di Jimbaran, Badung, Bali, Rabu (12/6/2024).

BADUNG - Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Yudha Handita Pandjiriawan meresmikan infrastrukturjalan yang dibangun dariaspal plastik sebagai pusat pembelajaran di Kelurahan Jimbaran, Badung.

Yudha Di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (12/6), memberi apresiasi atas kolaborasi positif dari PT Chandra Asri Pasific, ASECH, dan Jimbaran Hijau, melalui pusat pembelajaran ini membantu pemerintah mengelola sampah plastik dan memanfaatkannya menjadi infrastruktur.

"Mengaplikasikan aspal plastik ini sebenarnya sudah kami instruksikan ke balai-balai di seluruh Indonesia, tapi mengumpulkan sampah plastik yang susah, tidak gampang, makanya hebat sekali ini mereka punya caranya," kata dia.

Ia menceritakan bahwa Kementerian PUPR sejak 2017 lalu telah mengeluarkan hasil penelitian terhadap penggunaan sampah plastik menjadi kandungan dalam aspal, dimana hasilnya tertuang dalam panduan spesifikasi khusus yang dapat dimanfaatkan industri pembuatan aspal.

"Optimalnya adalah 6 persen plastik dari campuran agar dia tidak mudah retak, kemudian dari sisi plastiknya HDPE dan ukuran partikelnya sampai halus supaya mudah dicampur kalau tidak nanti menggumpal," ujarnya.

Kementerian PUPR berharap jalan aspal plastik yang menjadi pusat pembelajaran ini terus berlanjut dan ditiru perusahaan lainnya, sebab selama ini pemerintah sudah membuat inovasi namun sampah plastik masih tetap banyak sehingga membutuhkan kolaborasi banyak pihak.

Circular Economy and Partnership Manager PT Chandra Asri Pacific Tbk Nicko Setyabudi menyampaikan di pusat pembelajaran ini telah dibangun jalan aspal plastik sepanjang 450 meter.

"Pameran di Jalan Jepun ini tidak begitu panjang, masih awal 450 meter menggunakan sekitar 200 kg sampah plastik yang berasal dari Buleleng, pelapak Bali, dan pabrikan aspal di Bali," sebutnya.

Ia menjelaskan penggunaan plastik dalam pembangunan jalan aspal dapat menjaga kualitas dan memperpanjang usia pemakaian jalan, selain itu berdampak dari sisi ekonomi untuk masyarakat pengepul.

Di Bali sendiri yang menjadi tantangan adalah harga sampah plastik khususnya kresek yang tidak bernilai jual layaknya botol plastik, sementara sampah jenis ini paling lama terurai.

Ia berharap dengan pameran ini akan lahir rencana pemerintah daerah untuk membangun jalan aspal plastik lebih panjang lagi.

Nicko menyampaikan sebelum di Bali, mereka sudah membangun jalan aspal plastik sepanjang 120,8 km yang tersebar di Pulau Jawa.

"Showcase nasional ini harapannya bisa menjadi pembelajaran khususnya bagi pemda, jadi bisa belajar disini melihat cara mencampur membuat aspal plastik, ke depannya di Bali tergantung keputusan pemdanya, semakin banyak membuat maka semakin banyak sampah yang terkelola," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.