Upacara Ngaben di Palembang Padukan Budaya Hindu dan Sriwijaya

Selasa, 04 Jun 2024, 13:28 WIB

PALEMBANG -Panitia Pelaksana Upacara Ngaben di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), memadukan budaya Hindu danSriwijaya agar menimbulkan nuansa lokal yang mudah diterima warga setempat.

Ket. Foto: Salah satu rangkaian kegiatan pada Ngaben di Palembang, Selasa (4/6/2024). — Sumber: ANTARA/ M Imam Pramana
Humas Kepanitiaan Ngaben Palembang IGB Surya Negara di Palembang, Selasa (4/6), mengatakan upacara Ngaben untuk pertama kalinya dilaksanakan di Palembang pada 3 Juni 2024 sampai 7 Juni 2024 di kawasan Talang Jambe, Palembang, dengan melakukan berbagai ritual yang ada.

"Momentum unik dalam perayaan pertama kali ini kami menghias motif pura dengan budaya Palembang asli, yakni hiasan songket Sriwijayaagar warga setempat bisa lebih menyatu dengan pelaksanaan kegiatan," katanya.

Ia menjelaskan budaya Sriwijaya tersebut menghiasi pura agar tidak menimbulkan kesan asing bagi warga Palembang yang sangat jarang sekali menemui budaya Hindu, seperti yang ada di daerah Bali.

Setelah memadukan budaya tersebut, kata dia, warga Palembang lebih mudah menerima sosialisasimeskipun tidak menghilangkan budaya Hindu.

Ia memaparkan berbagai kegiatan yang dilakukan pada Ngaben Palembang pertama kali, antara lain melepaspelinggih Pura Prajapati dan menyucikan bangunan pendukung di areal pemakaman sentra Ganda Wangi melaluiupacara Dewa Yadnya dengan cara menanamkan ataumapendem lima unsur logam atau panca Datu yaitu emas, perak, perunggu, besi, dan permata.

Adapun tujuannya untuk memberikan kekuatan dan kesucian pelinggih tersebut berikut bangunan pendukung, seperti krematorium rumah duka Balai pertemuan agar selalu memancarkan aura atau energi positif, guna menciptakan suasana kondusif harmonis dan damai bagi segenap umat.

"Sesungguhnya momentum acara saat ini adalah implementasi dari Panca Yadnya (lima upacara suci), termasuk melakukan Buta Yadnya yakni upacara suci untuk buta kala (mecaru) dan juga Rsi Yadnya berupa penghormatan kepadasulinggih/pedanda," ujarnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.